TLMT-Tledekan Mania Tegal, Menjalin Persaudaraan

129

Mediaronggolawe.id – Inilah kelompok anak-anak muda dari Desa Langgen Kecamatan Talang Tegal. Anak-anank muda yang berumur antara 22 sampai dengan 28 tahun. Kelompok ini menamakan dirinya Tledekan Mania Tegal, TLMT. Suatu kelompok komunitas pecinta burung tledekan dari Tegal.  Burung tledekan atau burung sulingan, adalah burung yang hidup di daerah tropis, area hutan atau dekat dengan daerah aliran sungai. Burung yang mempunyai keindahan corak warna dan bisa menirukan nada-nada  atau suara-suara burung yang lain ini lah yang menjadikan burung ini digemari.

Beberapa tahun yang lalu, burung ini sempat menjadi idola, tetapi akhir-akhir ini jarang burung tledekan ditemui. Namun masih ada beberapa lapangan yang mencamtumkan burung ini sebagai peserta latber, misalnya Kaligung BC Tegal, lapangan yang tergabung dalam Ronggolawe Nusantara. Tidak hanya dalam latber, even sekelas Piala Presiden yang baru lalu pun juga mengikutsertakan jenis burung tersebut dalam lomba.

Pada tanggal 09 Mei 2017, dengan dikomandani Om Rendy Arfianto, dideklarasikanlah  Tledekan Mania Tegal, TLMT. Di awal pembentukan komunitas ini, jumlah anggotanya hanya 5 orang, tetapi sekarang, 2019, jumlah anggota mencapai 20 orang, dengan jumlah peliharaan sekitar 30 burung. Dengan bertambahnya jumlah anggota, Om Rendy perlu membentuk struktur komunitas, antara lain Ketua : Rendy Arfianto, Sekretaris : Supriyadi, dan bendahara : Om Syarif Arev.

Visi dari TLMT, mengangkat derajat tledekan yang hampir punah, memperkenalkan burung legendaris ke khalayak luas, meramaikan kelas tledekan di setiap gelaran/ even lokal maupun nasional, mengembangbiakkan burung tledekan sesuai Permen tentang penangkaran burung.

Misi, menjalin persaudaraan antar pecinta tledekan dengan komunitas jenis burung yang lain, saling sharing tentang settingan tledekan, merangkul semua kelompok yang mau belajar memelihara tledekan.

Implementasi visi dan misi TLMT sudah dibuktikan dengan keikutsertaannya dalam latber-latber yang diadakan di Tegal sendiri, selain itu beberapa even, Piala Canting Pekalongan, Piala RNSD Semarang, bahkan Piala Raja pernah masuk nominasi 5. Even terakhir yang diikuti adalah Anniversary JBC Tanggerang, masuk nominasi 4.

Sebagai sarana komunikasi antar anggota, TLMT selalu mengadakan kopdar setiap dua minggu  satu kali. Selain membicarakan masalah settingan burung, juga tentang rencana mengikuti even luar kota. Sebagai bentuk ikatan komunitas, setiap anggota mengadakan iuran sebesar Rp. 5.000 setiap minggu.  Untuk markas tempat berkumpulnya komunitas ada di Jl. Projosumarto RT 13 RW 02 Desa Langgen Kecamatan Talang Tegal.

Dalam kesempatan bincang-bincang dengan media (red), Om Rendy Ketua TLMT mengharapakan kepada semua EO latber/ lomba, untuk tetap mencantumkan jenis burung tledekan di setiap agenda kegiatannya. (yus-tegal)