Tips Stabilkan Kinerja Murai Lomba Dilapangan

300

[doptg id=”9186″]

 

Ebod Joos Stabilkan Black Londo Dilomba

Memantapkan dan menyetabilkan burung murai batu dilapangan, memang bukan  perkara gampang, terlebih menjuarakannya. Pemain atau perawat harus putar otak dan menggali pengalaman sebanyak mungkin, baik itu dari diri sendiri maupun  dari pengalaman pemain  lain. Maksudnya agar burung yang kita rawat bisa tampil hebat dan mapan dilapangan. Banyak sekali burung gacor, dahsyat saat ditrek dirumahan, tetapi giliran dicoba dilapangan malah buka sayap ngak bunyi, kebanyakan bunyi sebentar dan terus diam. Ini dirasakan betul oleh Om Bonni-N, pemain handal, sarat pengalaman pengoleksi burung-burung murai berkelas. Ia menyatakan pengalamannya, bagaiamana kesalnya, saat mentake over burung juara, tetapi tangannya tak sehebat dipemilik pertama.Ini bisa dirasakan oleh semua  pemain burung lainnya.

Tetapi itu dulu kata Om Bonny ,saat-saatnya perih dan belajar tetapi sekarang tidak begitu, bahkan berbalik, sekarang ia tak selalu membeli burung-burung prestasi atau juaraan kata orang Bandung, tetapi mengambil burung debutan, dipolesnya sedikit  maka jadilah burung top kelas nasional.Contohnya, Black Londo, burung antik dengan ekor panjang dua warna, hitam dan putih yang tampil hebat di lomba besar sarat gengsi yang diikuti burung-burung mewah “  Top Jejak Poor Ronggolawe ”.  Ia memaparkan tips menstabilkan burung murai batu dilapangan lomba.

Pertama-tama burung harus mendapatkan perawatan yang benar dan tepat, Burung murai kalau bisa jangan terlalu gacor dirumah , caranya dikarantina atau disendirikan. Rawat dengan benar, mulai mandi, jemur dan pemberian pakan, baik itu pakan utama maupun tambahan. Ia melanjutkan, burung murai perlu tanaga kuat untuk turun dilomba, jadi kuatkan staminnya dengan memasukan dan melatih dikandang umbaran. Setelah itu masukan kandang harian dan berikan pakan utama dan tambahan, Bonni selalu memakai poor Rongolawe untuk pakan hariannya, plus jangkrik 8 ekor pagi dan sore dan siangnya diberikan kroto satu sendok.

Ia menekannya kalau pemberian kroto harus benar-benar yang baru dan segarJangan lupa vitamin wajib diberikan, ini untuk menstabilkan tenaga burung. Ia memakai Ebod Vit sebagai vitamin harian, yang dicampur pada air minum, sebanyak tiga tetes. Tiga hari jelang lomba, extra fooding terutama jangkrik pemberiannya dinaikan, bisa dua kali lipatnya, kroto pun jangan telat. “ Ini sebenarnya kunci utama agar burung bisa tampil stabil dilapangan, tak lain pemberian extra fooding yang pas ” Ungkapnya. Ia melanjutkan, rawatan dilapangan yang benar, juga salah satu tips kesuksesan burung tampil dilapangan.

Tak lain memberikann kembali extra fooding (Jangkrik –Kroto) plus Ebod Joss tiga tetes. Setelah itu simpan ditempat sepi yang tak ada burung sejenis, agar bisa istirahat dengan baik. Setelah itu dilakukan tinggal menunggu dilombakan.Perhatikan juga saat menggantang, jang ceroboh atau tergesa-gesa. Rapi, pelan-pelan, angakat sangkar dengan penuh perasaan, agar burung nyaman saat bertanding. Selamat mencoba (Yan/10/12)