Tips Rawatan LOVEBIRD Mapan Ade Sulistio

1560

Satu Hari, Moncer di 3 Lomba

Spektakuler, ini kata yang paling tepat untuk mengomentari burung yang satu ini prestastasinya lagi bersinar. Kemapanan, kestabilan kinerja serta kemewahan lagunya jadi lekat dengan karakter Jalal, lovebird mewah, langganan juara miliknya Ade Sulistio Bandung. Beberapa pekan ini burung yang nyeklek dalam membawakan lagu, terus menjawara, kadang nyeri bahkan pernah Hattrick. Pekan ini, Jalal cetak prestasi membanggakan, lihat saja, dalam hari yang sama, Jalal mampu mencetak prestasi hebat di tiga lomba berbeda.

Pagi hari lomba pertama yang dituju tak lain gelaran PBI–Bandung yang berlangsung di Perum Pasadena. Jalal yang dikawal langsung pemilikya Ade Sulistio. Jadi nomor satu di kelas bergengsi. Setelah ia tampil mewah dan tuntas kinerjanya, pamer lagu-lagu kasar, yang dibawakan panjang dan menekan, menjadi daya tarik tersediri bagi para juri. Tak diragukan lagi, kinerja yang mapan jadi penentu kemenangan laga Jalal siang itu. Hailnya cukup mantap ia merebut Juara pertama dengan telak.

Ade merasa bangga, siang itu ia langsung keluar dari lomba tersebut menuju ke lomba Oriq Jaya, yang di helat di lapangan Armed. Burung yang tak mengenal cash atau diumbar dulu ini langsung mengisi no gantangan tanpa istirahat dulu. Dasar burung mapan dan cerdas, lagi-lagi Jalal tampil ngotot dengan lagu-lagu yang berkelas. kali ini jalal, kalah tipis, ia hanya masuk sebagai juara kedua atau Runner-up, kendati demikian, ia tetap jadi perbincangan karena kualitas suara yang dimuntahkan terbilang jarang dan berkualitas.

Rasanya bukan Ade Sulistio, kalau tak membuat gebrakan, tak puas dengan raihan dua gelar di dua lomba, la langsung tancap gas menuju lomba besar Pleci Van Java Nation 2015, yang berlangsung di Skadik Huseinsastra Negara-Bandung. Turun di kelas Jatijajar B, yang merupakan kelas terakhir di kelas lovebird, ia mendapat  perlawanan sengit dari pesaingnya. Jam terbang mumpuni, membuatnya tak merasa harus beradaptasi, Jalal lagsung tampil ciamik dengan obral lagu-lagu panjang sebagai ciri khas keunggulan Jalal. Ditunjang kinerja yang tuntas, kembali lovebird gacoan Ade Sulistio ini kembali merebut juara pertama.

Luar biasa, Jalal merajalela di tiga lomba dan waktu yang sama, tentu sangat sulit menemukan burung semapan Jalal, terlebih lomba-lomba yang dihadapi terbilang besar dan persaingannya sangat cadas. ”Saya bersyukur, Jalal mampu memberikan hasil yang ditarget saya, juara tiga kali pada tiga lomba di hari yang sama, ia benar-benar membuktikan kualitasnya secara nyata ”Paparnya. Ia melanjutkan, dibalik kesuksesan Jalal ada beberapa tips atau rahasianya. Salah satunya, merawat dengan hati nurani, dimana Ade hapal betul bagaimana memperlakukan Jalal di lapangan mau di luar lapangan atau rumah.

Rawatan harian Jalal tak lain sebagai berikut : mandi pagi, jemur dan diberikan milet putih, tanpa jagung dan sayuran. Lama jemur tergantung cuaca, kalau lagi cerah cukup 1 jam, kalau agak mendung bisa 2 jam. Selain pemberian milet putih secara teratur Jalal juga diberikan Ebod Vit, setiap hari yang dicampur dengan air sebagai minuman harian. 5-6 tetes diberikan perharinya, tak heran kalau ia selalu tampil prima sekalipun harus turun 3-4 kali digelaran yang sama. Prestasi yang disandangnya memang angat membanggakan. Setiap turun fisik Jalal memang selalu On Fire. Itu tak lain dampak dari rawatan yang benar dengan vitamin dan pakan yang tepat. Di akhir perbincangan Ade menambahkan, kalau selama ini Jalal tak pernah nyisik atau bersolek di lapangan saat lomba, karena ia bersih dari kutu-kutu dan bakteri lainnya yang sangat mengganggu. “Saya pakai Shampoo Jatijajar yang dipakai untuk mendi burung dan membersihkan kandang serta krodong dari kutu-kutu, ”Pungkasnya. (Yan/10)