Tips Om Dwi Ari Yanto Menstabilkan Prestasi Cucak Hijau Sunlight, Dengan Pemberian Variasi Buah

117
Cucak Hijau Sunlight Milik Om Dwi Ari Yanto

Mediaronggolawe.id – Cucak hijau sunlight milik om dwi ari yanto dari shami single fighter. Selalu stabil prestasinya di setiap laganya, yang suka juara di nomer kecil. Dengan ciri khas gaya main sunlight ngetrok jabrik, dan ditambah kalau sudah ngetrok, tidak akan gerak sama sekali, hanya di satu titik saja. Kualitas materi lagu, hingga volume cucak hijau yang satu ini, jangan diragukan lagi. Dengan bermaterikan lagu tembakan cucak jenggot dan tengkek, serta volume yang Kristal dan tajam. Itu salah satu keunggulan cucak hijau sunlight.

Saat beraksi di latihan prestasi, lapangan arcici bird contest Jakarta pusat, pada hari kamis ( 23/2/17 ). Cucak hijau sunlight meraih juara satu dikelas utama. Saat itu peserta mencapai 50 gantangan, dan lawannya pun tangguh – tangguh. Tapi itu tidak menjadi hal yang membuat nyali cucak hijau milik om dwi ini turun. Karena memang kelebihan sunlight lainnya adalah, saat ditekan oleh gempuran isian dari lawannya. Sungliht malah makin ngotot mainnya, dan seakan – akan tidak mau mengalah terhadap lawannya, dan dia akan membalas dengan semua materi yang dimilikinya. Tidak sampai disitu aksi cucak hijau yang satu ini, di keesokan harinya pada hari jumat ( 24/2/17 ). Beliau membawa kembali sunlight untuk bermain di latihan prestasi danau sunter Jakarta utara. Mainnya hampir sama, tetap stabil dari awal hingga akhir penilaian. Tapi memang dewi fortuna belum berpihak terhadap beliau, dan meraih juara 3 saat itu. ternyata om dwi ari yanto, untuk menurunkan cucak hijau kesayangannya hanya di acara latihan prestasi, atau event – event diatasnya.

Berawal om dwi ari yanto, mendapatkan cucak hijau sunlight sendiri. Saat itu di dekat kediaman beliau, di bilangan warakas priok jakarta utara. Ada seorang pemilik shorum motor, yang mempunyai cucak hijau, yaitu sunlight. Orang ini memang tidak hobi lomba, hanya untuk kalengan saja melihara burung, dan untuk menghiasi shorumnya. Dengan sering lewat shorum tersebut, om dwi untuk pulang kerumahnya selepas bekerja. Suatu saat burung cucak hijau tersebut nembak dengan sangat keras, dan nembaknya pun bervariasi, tidak monoton. Dari situ saya tertarik untuk membelinya. Pada akhirnya beliau menawar burung tersebut kepada pemiliknya. Dan terjadilah kesepakatan denga harga 2 juta rupiah. Burung ini belum pernah kenal lapangan pada saat waktu itu, hanya beli isian dan volume saja. Dan sekarang tawaran tertinggi mencapai 10 juta rupiah.

Tetapi untuk membuat cucak hijau sunlight seperti sekarang ini, butuh perjuangan. Karena pada awalnya sunlight, pertama kali dimainkan hanya bertingkan laku tidak bisa diam, itu berlangsung cukup lama tidak mau jalan. Dan sekarang saya sudah tau apa maunya sunlight. Ternyata sunlight harus bervariasi dalam pemberian buahnya setiap hari. Awalnya hanya pisang saja beliau kasih, dan sekarang beliau sering memberikan buah, pisang, pepaya, naga merah, dan apel. Serta ditambah extra fooding jangkrik dan ulat hongkong, tapi pemberian minim hanya sedikit saja. Satu lagi yang bisa membuat cucak hijau sunlight bisa seperti saat ini ialah. Ternyata beliau sebelum lomba dari H – 2, beliau suka memberikan vitamin ebod vit di air minumnya, sebanyak 4 tetes saja. Karena ebod vit itu manfaatnya banyak, bisa membuat burung lebih gacor, mengatasi stress, menambah nafsu makan, dan yang terpenting burung menjadi sehat sehari – harinya. Kan intinya burung kalau mau lomba harus sehat dulu.

Untuk jadwal pemberian buah serta perawatan cucak hijau sunlight :

Untuk pemberian buah, tiap hari diberikan pisang kepok putih, tapi yang mengkel jangan terlalu matang. Kalau diberikan pisang terlalu matang biasanya cucak hijau tidak mau makan, dan bikin birahi juga. Untuk pola mandinya, sunlight terbiasa mandi sendiri, sediakan saja didalam sangkarnya, cepuk yang agak besar ukurannya, seperti cepuk untuk ayam, dia akan langsung mandi sendiri. Masalah penjemuran, sampai jam 09.00 pagi saja. Dan  waktunya tidak menentu, bisa satu jam, bisa dua jam, karena harus bekerja. Serta untuk buah lainnya seperti apel, naga merah, dan pepaya, itu diberikan untuk lomba dan setelah lomba.

Jadi liat kondisi birahi burung dulu, sebelum berangkat lomba di pagi harinya. Jika kalau sudah ngetrok – ngetrok dirumah dan sedikit galak, itu berarti sudah naik birahinya. Itu bisa kita kasih buah naga merah, karena sifatnya mengademkan suhu badan. Dan jika belum ngetrok – ngetrok, hanya bunyi – bunyi saja, itu bisa kita berikan buah apel, agar birahinya naik. Dan saat pulang lomba, beliau pasti memberika buah pepaya, agar menstabilkan birahinya. Biasanya cucak hijau sehabis pulang berlomba, emosinya masih menggebu – gebu sampai dirumah, dan birahinya pun masih tinggi. Jadi pepaya sangat tepat diberikan sepulang lomba, agar badan burung adem, dan birahi kembali normal.

Extra fooding, berupa jangkrik dan ulat hongkong. Beliau hanya memberikan 3 ekor jangkrik sehari – harinya, diberkian sehabis mandi saja. Dan ditambah 2 ekor ulat hongkong untuk tiap hari, mau lomba pun sama seperti itu. Dengan perawatan seperti itu, saat ini cucak hijau sunlight masih tetap setabil prestasinya sampai hari ini. Walaupun lagi mengalami nyulam bulu. Papar om dwi ari yanto saat berjumpa. ( Bayong16 / 24 Februari 2017 ).

Jika para ronggolawers, ingin berbagi tips tentang cara perawatan burung jagoannya, dan ingin di ulas di www.mediaronggolawe.id dapat hubungi saya langsung di kontak tlp / wa 081281834232, add bisa add fb rendy marnadiputra ( bayong rri ). Salam ronggolawer.