Tips Menjinakkan Cucak Hijau Bakalan

[doptg id=”2397″]

 

Selain bisa menghemat isi dompet karena harga burung bakalan yang relatif lebih murah dibandingkan dengan burung yang sudah jadi, meruapakan salah satu keuntungan membeli burung bakalan, bahkan ketika bisa membuat burung Cucak Hijau bakalan menjadi burung yang jinak dan gacor tentu memiliki kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya.

Akan tetapi, menjinakkan burung Cucak Hijau yang terlalu giras hasil tangkapan hutan bukanlah perkara yang mudah, alih–alih membuat jinak dan gacor justru membuat burung tersebut menjadi stres yang bisa berdampak pada pemiliknya juga.

Dari pengalaman dari beberapa Sahabat Ronggolawers yang kemudian kami tulis ini mungkin bisa menjadi referensi bagi Anda yang sedang merawat cucak hijau bakalan agar bisa menjadi jinak dan gacor, diantaranya sebagai berikut :

Perlakuan Setelah Membeli Burung Cucak Hijau Bakalan

Ketika kita baru membeli burung bakalan dari pasar ataupun teman, ada baiknya langsung kita letakan burung tersebut di tempat yang agak tenang, masukan burung ke dalam sangkar yang telah kita siapkan sebelumnya, biarkan / jangan rubah posisi pangkringan maupun tempat air minum untuk sementara waktu sembari menunggu Burung bakalan tersebut beradaptasi dengan lingkungan baru di rumah kita.

Akan tetapi jika kita tidak memiliki tempat yang tenang, burung bakalan tersebut bisa langsung kita krodong sampai beberapa hari, membuka krodong hanya ketika kita mengganti pakan ataupun air minumnya saja.

Burung Cucak Hijau bakalan sangat rentan mengalami stres karena proses adaptasi terhadap lingkungan barunya, stres pada burung bakalan juga bisa berdampak pada nafsu makan burung, sehingga bisa mengakibatkan kematian.

Untuk mengurangi stres pada burung, Sahabat Ronggolawers juga bisa memberikan Multivitamin Ebod Vit dengan takaran 5 tetes per-hari, Ebod Vit selain berguna untuk menjaga kondisi tubuh burung juga berfungsi mendongkrak nafsu makannya.

Teraphy Pakan

Selang beberapa, jika metode penjinakan yang kita lakukan seperti di atas belum membuahkan hasil, cara lain yang bisa kita terapkan yaitu :

Dengan teraphy makanan, ambil semua makanan seperti buah–buahan dari dalam sangkar, biarkan burung beberapa saat sampai Ia merasa kelaparan, pada saat kelaparan tersebut berikan buah–buahan/ jangkrik dengan menggunakan tangan atau bisa juga menggunakan lidi, pada saat mengambil makanan tersebut sebaiknya dilakukan pada malam hari, agar burung grabakan karena takut, teraphy pakan bisa kita lakukan pada pagi hari ketika burung terbangun.

Lakukan cara tersebut secara berulang-ulang, dengan telaten dan sabar, biasanya burung belum mau mematuk makanan yang kita sodorkan dengan tangan dari luar sangkar untuk pertama kalinya.

Memandikan Burung

Memandikan burung selain bisa menjaga kesehatan bulu–bulu maupun badan pada burung juga kerap dijadikan salah satu cara untuk menjinakan burung bakalan, intensitas mandi pada burung sebaiknya dilakukan setiap hari pada pagi maupun sore hari, atau apabila keadaan memungkinkan kita juga bisa menerapkan mandi malam.

Memandikan burung selama ini kerap dijadikan ajang bagi sang pemilik untuk berinteraksi dengan burung peliharaanya, memandikan burung menggunakan shampo jati jajar dapat memberi pengaruh yang posistif terhadap kesehatan burung.

Gantang Burung Bakalan Di Tempat Yang Ramai

Setelah melakukan berbagai proses di atas, langkah selanjutnya ialah dengan menggantang burung di tempat yang ramai dan sering di lalui banyak orang, metode ini dilakukan agar burung bisa mengenal lingkungan baru sekaligus melatih mental burung agar tidak takut dengan keberadaan manusia.

Lakukan langkah seperti ini ketika burung selesai dimandikan / pada saat penjemuran burung, sampai burung benar–benar tidak takut dengan kehadiran manusai di sekitarnya. @20