Tips Mengenali Kesalahan Dalam Menangani Burung Ocehan Yang Sakit

106

[doptg id=”1513″]

 

Burung ocehan yang sehat dan bisa berkicau merupakan idaman bagi setiap pecinta burung ocehan. Tapi tidak selalu burung ocehan sehat setiap hari, ada kalanya tanpa kita sadari burung ocehan terserang penyakit yang bisa dikatagorikan ringan samapai katagori parah atau kronis. Burung ocehan yang sakit tentunya harus mendapatkan penanganan intensif bagi si empunya burung tersebut, agar cepat mengetahui tentang penyakit apa yang menjangkit si burung ocehan tersebut. Maka dari itu dibutuhkan pengetahuan mengenai penyakit dan cara merawat burung ocehan yang sedang sakit, sehingga kemungkinan terburuk yang bisa menimpa burung ocehan dapat ditangani dan cepat dalam perawatan serta memulihkan kesehatannya kembali.

Akan tetapi tidak semua para pecinta burung ocehan dapat secara benar melakukan perawatan terhadap burung ocehannya yang sakit. Dan akibatnya burung ocehan tersebut bukannya sembuh, melainkan penyakitnya semakin parah dan yang terburuk burung ocehan tersebut mati. Tentunya hal demikian tidak ada satupun bagi para pecinta burung ocehan yang menginginkan burung ocehannya sakit parah bahkan mati akibat salah dalam penanganan penyakitnya. Nah, dalam artikel ini dimuat tentang kesalahan-kesalahan dalam menangani burung ocehan yang sakit. Dan uraiannya ialah:

  • Pemberian obat yang salah dan dosis yang berlebihan

Menangani burung ocehan yang sakit sudah sepatutnya diberikan obat yang tepat agar cepat menghilangkan penyakitnya dan mampu memulihkan kembali kesehatannya seperti sedia kala. Tapi jika salah dalam pemberian obat maka hasilnya bisa memperparah penyakit burung ocehan tersebut dan bisa mengantarkannya pada kematian. Bahkan ada juga yang salah dalam pemberian obatnya. Sebaiknya terlebih dahulu kenali jenis penyakitnya secara jelas sehingga bisa diberikan obat yang tepat atau jika takut salah dapat dibawa langsung ke dokter hewan. Dan kejadian selanjutnya ialah pemberian dosis obat yang over / berlebihan. Jika burung ocehan misalnya mengalami cacingan, tolong jangan diberikan obat cacing untuk manusia karena dosisnya tentu sangat berbeda jauh sekali. Jadi untuk dosis obat burung dapat ditanyakan kepada dokter hewan yang menangani burung ocehan kita yang sakit atau lihat petunjuk yang terdapat dalam bungkus obat.

  • Kesalahan dalam menentukan jenis penyakitnyaMenentukan burung ocehan yang menunjukkan gejala sakit sangat perlu dilakukan agar mudah dalam penanganannya dan pemberian obatnya. Jika si pemilik tidak dapat mendiagnosa atau memastikan penyakit burung ocehannya maka sebaiknya jangan langsung diberikan obat yang tidak diketahui dan tanyakan sama dokter hewan atau teman yang sudah lama berjibaku dengan burung ocehan. Karena jika salah dalam mendiagnosa penyakit burung ocehan maka kemungkinan besar salah pula dalam pemberian obatnya yang dampaknya bisa menyebabkan penyakitnya makin parah atau burung ocehan tersebut bisa mati.
  • Pisahkan burung yang sakit dengan burung yang sehatBurung ocehan yang sakit selain harus cepat ditangani dan diberi obat, tentunya juga harus dipisahkan dari burung ocehan yang sehat. Hal demikian sering diabaikan oleh pengemar burung ocehan karena ketidaktahuan akan jenis penyakit dan cara penangganannya. Jika burung yang sakit tidak segera dipisahkan posisi / letak sangkar dengan yang sehat, alhasil semua burung yang ada di sekitar burung yang sakit bisa terinfeksi atau tertular penyakitnya.
  • Jika Perlu siapkan tempat karantina

Burung ocehan yang sakit dapat ditempatkan pada tempat khusus atau tersendiri yang terpisah dari burung ocehan. Sebelum menempatkan burung yang sakit ditempat karantina, sebaiknya membersihkan dulu ruangan yang digunakan sebagai tempat karantina. Campurkan air dengan SHAMPO JATI JAJAR (gunakan sesua dengan petunjuk/aturan pemakaian), membersihkan ruangan karantina, untuk sudut-sudut yang sulit dijangkau bisa disemprot mengunakan spray, sedangkan untuk lantainya, bisa dipel. Pembersihan dengan cara seperti ini bisa dilakukan 2 atau 3 hari sekali, selama burung dalam keadaan sakit, hal ini juga dapat dilakukan lagi meski burung dalam keadaan sehat. Untuk menjaga kondisi tubuh burung tetap hangat jangan lupa beri lampu kecil di bagian atas sangkarnya.

  • Tetap intens memberikan Multivitamin.

Dalam keadaan sehat atau sakit, memberikan multivitamin untuk si burung harus tetap dilakukan, terlebih lagi untuk burung yang sedang sakit, ada baiknya pemberian dilakukan lebih intens lagi. Hal ini bertujuan untuk membantu proses penyembuhan. Multivitamin yang bagus dan saat ini banyak diminati dan diburu pecinta burung ocehan, Yaitu. EBOD VIT. Pemakaian EBOD VIT pun cukup mudah, hanya meneteskan sebanyak 5-10 tetes ketempat minum burung yang sudah diberi air. Untuk burung yang sedang sakit, adabaiknya diberikan 3 kali sehari (pagi-siang-sore / malam), caranya pun juga sama, air minum dicampur dengan 5-10 tetes EBOD VIT, yang harus diingat, gantia selalu air minum sebelum pemberian EBOD VIT.

Inilah penjelasan mengenai kesalahan yang timbul akibat penanganan burung ocehan yang sakit. Denga cara membaca artikel Tips / perawatan burung ocehan di mediaronggolaewe.com bisa membantu pengetahuan kicaumania nusantara tentang cara menangani burung ocehan sakit dapat dengan benar ditangani dan kesalahan dalam perawatan dapat dihindarkan. Oke. #DennySby_11#.