Tips Menampilkan Murai Batu Lepas Trotol Versi Om Mbolo & Arif Jogja

3194

 

Pecinta burung murai batu hingga saat ini memang banyak, bagi sebagian penghobi, murai batu juga kerap dijadikan simbol prestis dunia hobi. Kelas utama di berbagai lomba burung, baik skala Nasional maupun regional sering mencantumkan burung ekor panjang ini dikelas paling bergengsi.

Itu sebabanya, banyak Kicaumania mulai getol memelihara burung ini, meski sedari rusia trotol atau sekitar 2 bulan. Om Mbolo misalnya, selain dikenal sebagai pengorbit burung lovebird, Pria asal Jogja ini mengaku memiliki kegemaran memelihara murai trotol.

Menurutnya, selain sebagai tabungan jangka panjang, memelihara murai batu sedari usia trtotol ternyata mempunyai kebanggaan tersendiri, terlebih jika burung tersebut bisa ditampilkan dan bisa nbersaing dalam kontes suara dikemudian hari.

“ Memilihara murai batu dari trotol sampai bisa ditampilkan di arena lomba, jelas mempunyai kebanggan dan sensasi tersendiri, seperti Satria Muda yang sejak trotol dipelihara, dan kini sudah mau nampil, hehe “ Sambung Mbolo ketika dijumpai dalam lomba burung Anniversary BKM beberapa waktu yang lalu.

Mbolo mengungkapkan, Satria Muda didapat dari salah satu peternak asal Jogja, katurangganya mantap, mental dan sorot mata seakan menunjukan prosfek bagus untuk kedepan, hal tersebutlah yang membuat Om Mbolo berani untuk memelihara burung tersebut.

“ Waktu masih berusia 3 bulan, Satria Muda menunjukan perilaku seekor juara, sorot matanya juga tajam, jelas ini bakal menjadi salah satu murai prosfek, tidak perlu waktu lama, begitu melihat katuranggannya, langsung saya lipat “ ujarnya menambahkan.

Untuk urusan perawatan harian, Mbolo menyerahkan sepenuhnya pada Om Arif, salah satu Sahabatnya. “ dalam hal rawatan harian, sejak diboyong hingga sampai sekarang, saya serahkan sepenuhnya pada Om Arif, dengan harapan burung bisa lebih terurus dengan konsisten “ ucapnya.

Arif yang senantiasa mengurusi perawatan Satria Muda, membeberkan semua perawatannya, tidak ada sesuatu yang sifatnya ditutupi. “ Mula – mula pada pagi hari, sekitar pukul 05. 00,  burung mulai dikeluarkan untuk diembun, rampung pengembunan, burung langsung dimasukan kedalam polier sampai sore hari, porsi pemberian jangkrik 5 ekor pada pagi dan sore hari “

Selain Perawatan Harian Yang Sifatnya Umum, Satria Muda Juga Memiliki Perawata Khusus, Yang Dijelaskan Dalam Video Diatas

Untuk hariannya, Satria muda banyak menghabiskan waktu didalam umbaran, hal ini bertujuan untuk melatih fisik burung agar semakin mapan, serta melatih power dan mental burung. Selama didalam umbaran, burung dibiarkan terbang kesana – kemari tanpa digiring.

“ Menjelang sore, burung dipindah kedalam sangkar harian, kemudian krodong lalu masukan kedalam ruang pemasteran sampai keesokan hariannya “

Selain perawatan yang sifatnya rutin, Satria Muda juga memiliki perawatan khusus, diantaranya jadwal mandi tiap seminggu sekali, pakan harian diberikan berupa Voer Pellet Nanjung 105, sebab selain mengandung nutrisi yang bagus untuk perkembangan burung muda, Voer Nanjung 105 juga efektif sebagai pengganti EF jangrik dan Kroto, jadi semisal dalam hariannya lupa memberikan EF, masih bisa tercover oleh kandungan produk tersebut.

sedangkan untuk jadwal turun lomba, Mbolo & Arif sepakat untuk menurunkan Satria Muda tiap 2 minggu sekali, hal ini bertujuan agar mental burung semakin terasah. ” intinya, untuk saat ini belum terlalu ngoyo untuk menampilkan burung ini, pelan – pelan, sekitar 2 minggu sekali diturunkan untuk melatih mentalnya, dan Allhamdulillah tiap kali ditampilkan tidak pernah bolong, bisa bersaing ” ucap keduanya kompak

Dengan perawatan yang simple seperti itu, Mbolo optimis, suatu saat satria muda bisa diandalkan untuk turun diberbagai lomba.