Tips Dan Rawatan Lovebird Sang Putri Milik Erwin Syahputra

[doptg id=”8981″]

 

Medan, mediaronggolawe.id: Lovebird Sang Putri, baru berusia sekitar limba bulan. Di usia tergolong masih muda ini, Sang Putri sudah berani menebar ancaman. Bersaing dengan lovebird jawara di Launching Rumah Kicau Marelan, Minggu (11/12), Sang Putri berhasil meraih juara 1 dan 5.  Satu minggu berselang, (18/12) Sang Putri kembali gantang di Festival dan Kompetisi Burung Berkicau ARI ABS Cup V Binjai, dan finish diurutan 2 dan 6.

Menurut sang pemilik, Erwin Syahputra,  Sang Putri tampil stabil karena diberi  madu yang dicampur dengan Ebod Solution produk Ebod Jaya pada cepuk minumannya.  Madu memang sudah sering diberikan sebagai ekstra voding untuk burung ocehan, terutama pada burung pemakan buah dan serangga, seperti burung CI Polos, CI KK, Pleci. Untuk burung paroh bengkok, bisa dikatakan masih jarang.

Lovebird Sang Putri  dibeli Erwin dari Pak Amin. Ketika burung ini gantang di RKM, Erwin tertarik dengan gaya ngekek Sang Putri. “Ngekek sambil putar putar badan. Lompat dan narik di tangkringan. Menurut saya gaya ngekek Sang Putri sangat menghibur,” kata Erwin. \

Saat masih berada dalam tangan pak Amin, Sang Putri diberi nama Putri. Atas saran Ucok Aank, yang oleh Erwin sudah dianggap sebagai orang tua sendiri, namanya diganti menjadi Sang Putri. Kata ‘Putri’ tetap digunakan untuk menghargai Pak Amin sebagai pemilik lama.  Dalam rawatan Pak Amin, Sang putri sudah tiga kali meraih juara 1 dan satu kali juara 4.  Ketika juara 1 di RKV, Sang Putri sanggup  ngekek (narik) selama 48 detik.

 Pola Rawatan Lovebird Sang Putri

  1. Pagi mandi, lalu jemur 30 menit. Abis itu diangin-anginkan satu jam lalu dikerodong.
  2. Sore jam 17.00 kerodong dibuka, dianginkan lagi sampai jam 20.00 lalu kerodong sampai pagi.
  3. Hari Jumat rawatannya seperti biasa. Tambahannya diberi dau kangkung dua helai
  4. Sabtu, selesai mandi diberi madu dua tetes dicampur ebod solution.
  5. Minggu full kerodong, sampai tiba saat gantang.

 Populerkan EH Jon Key

Erwin Syahputra ternyata tak hanya menyukai lovebird.  Sekitar tujuh bulan lalu, ia mempopulerkan murai batu ekor hitam dengan nama Jhon Key. Di beli dari Pak Indra Km 18 Binjai, dengan harga Rp1,8 juta. Saat itu, burung baru selesai ngurak dan belum pernah turun ke lomba. Istilahnya burung rumahan. Di beri nama Jhon Key karena sesuai dengan karakter burung, bringas.

Setelah dirawat selama dua minggu, Jhon Key langsung juara 1 dan 3. Setiap minggu selama dua bulan Jhon Key terus dapat. Karena terus moncer, Pak Suko yang sudah sering melihat penampilan Jhon Key tertarik. Dan akhirnya Jhon Key berpindah ke tangan Pak Suko dengan mahar sekitar Rp 18 juta. Sihotang 11 Desember 2016. Kicau mania yang ingin muat di mediaronggolawe.id, bisa menghubungi kami di HP 0812 6312 000, email:[email protected] salam kicau