Tips Atasi Anis Merah Susah Mabung

266

[doptg id=”681″]

ATASI ANIS MERAH SUSAH MABUNG

Mabung / ngurak adalah proses ganti bulu binatang, dimana dia menanggalkan semua bulu lama yang biasanya sudah tua / rusak untuk diganti dengan bulu yang baru. Nyulam adalah proses ganti sebagian bulu binatang yang belum tuntas ketika proses mabung. Untuk Burung Anis Merah (AM) proses mabung paling cepat tuntas dalam waktu 1 bulan. Dalam kurun waktu yang cukup lama tersebut banyak hal yang bisa terjadi pada AM karena kita salah dalam merawatnya ketika proses mabung.

Kendala yang biasa dihadapi para kicau mania baik rumahan maupun yang suka lomba, baik pemula ataupun senior, banyak terjadi dimana burung Anis Merah susah turun bulu / susah mabung. Untuk mengatasi semua itu ada tips tersendiri dari salah seorang kicau mania yang pernah mengalami punya burung susah untuk ambrol (mabung).

Setiap penghobi pasti pernah mengalami burung andalannya kesulitan saat mabung terutama anis merah. Berdasarkan pengalaman, salah satunya diakibatkan oleh lamanya dalam melakukan penjemuran. Selain itu dalam satu rumah jenis anis merah terlalu banyak sehingga burung yang sedang gacor terus menerus bunyi tanpa henti. Sehingga burung yang semestinya akan mengalami mabung (ngurak) menjadi terhambat.

Burung yang setiap minggunya tampil terus menerus tanpa henti turun lomba juga bisa mengakibatkan susah mabung. Burung anis merah paling sensitive, peka dan muda stres sehingga dalam perawatan kesehariannya harus ekstra hati-hati dan teliti. Mungkin bisa dijadikan solusi bagi anis merah yang susah mabung, bila burung jenis anis merah dirumahnya kebanyakan anis merah yang menunjukkan tanda-tanda sudah waktunya istirahat (mabung) harus dipisahkan ditempat lain agar tidak terdengar suara anis merah yang lain, selain dipisahkan dari yang lain mungkin bisa dicoba tidak dimandikan dan dijemur selama 3 hari, serta pemberian extra fooding dikurangi bila perlu selama 3 hari tersebut dikasih voor saja. Dan selama 3 hari itu pula anis merah harus dikrodong full tidak dibuka kecuali saat pemberian pakan dan minum. (Iwan/bbs)