Tak Neko-Neko Soal Rawatan, Lovebird Nemo Kian Beprestasi

11

Lovebird berprestasi memang dambaan para kicau mania yang mengandalkan burung ini sebagai gacoaannya. Tentu saja untuk mendapatkan itu semua tak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Selain didukung dasar dari burung itu sendiri juga yang terpenting adalah rawatan yang tepat dan pas dari sang pemiliki. Salah satu kicau mania yang saat ini sukses mengorbitkan lovebird berprestasi adalah Radit. Kicau mania asal kota madiun ini sukses membawa lovebird Nemo menjadi salah satu lovebird favorit di kotanya.

Nemo memang termasuk lovebird yang gampang nampil. Selain itu dengan ngekeknya yang panjang dan rajin semakin membuat Nemo selalu konsisten di jalur juara. Latber maupun Latpres, Nemo selalu nyantol di daftar juara. Saat itu kelas lovebird full gantangan dan yang turun adalah lovebird-lovebird papan atas. Sebelumnya, Nemo juga sudah sering mendapatkan gelar juara pada event yang diikutinya. Tentu saja ini membuat Radit bangga dan semakin dikagumi oleh kicau mania lainnya.

Ditemui mediaronggolawe.id disela-sela lomba, kicau mania Ponorogo yang rajin meluruk gelaran Ronggolawe Nusantara ini menjelaskan bahwa Nemo dulunya susah nampil. Tanya sana-sini tentang rawatan yang pas, namun masih belum juga berhasil. Akhirnya dari beberapa settingan, ada yang pas buat Nemo. Dan sampai sekarang, Radit menggunakan settingan tersebut setiap harinya.

Settingan harian seperti biasa dilakukan para lovebird lovers pada umumnya. Dimulai pada pagi hari Nemo mulai dikeluarkan untuk dimandikan. Nemo dimandikan dengan cara disemprot halus sampai basah kuyup. Untuk pola mandi lakukan dengan kebiasaan burung anda masing-masing. Setelah mandi dirasa cukup Nemo kemudian dijemur kurang lebih 1-2 jam atau tergantung kondisi cuaca. Saat penjemuran jangan perlihatkan burung sejenis.

Pemilihan biji-bijian yang baik dan berkualitas tinggi juga diberikan Radit kepada Nemo. Radit mempercayakan pada produk Miltih yang banyak mengandung gizi serta mineral yang diperlukan oleh burung lomba maupun ternak. Selain itu pemberian jagung manis juga diberikan setiap 2 hari sekali. Air minumnya pun tak luput dari pantauannya. Radit selalu menggunakan air mineral dan juga multivitamin Bio Fighter yang sudah diteteskan di air minumnya tersebut.

Untuk settingan lomba biasanya Nemo hanya dijemur selama 20 menit pada H-3 lomba. Pada saat lomba, Radit memberikan kangkung segar kepada Nemo untuk menambah staminanya serta satu jam sebelum digantangkan memberikan multivitamin Bio Fighter agar Nemo semakin rajin ngekek. Dengan rawatan yang tidak neko-neko tersebut dapat membuktikan Nemo bisa berprestasi seperti yang lainnya. Semoga kian hari Nemo dapat menampilkan prestasi-prestasi terbaiknya dan menjadi satu-satunya jawara Lovebird di Nusantara.

(ekopo/mediaronggolawe.id)