Sosok Korlap Rahman Yang Selalu Membimbing Juri Muda

25

Sebenarnya Rahman menjadi juri festival kontes burung berkicau itu, bukan semata – mata untuk mencari uang. Tapi melainkan ini hanya sekedar menyalurkan hobi beliau saja, dan untuk mengisi waktu luang beliau sehari – hari.

Sesungguhnya beliau ini adalah seorang pembisnis, yang bergerak pada bidang pusat jual beli handphone di daerah Jakarta Timur. Karena usaha milik beliau sudah ada yang memegang, jadi waktu luang beliau pun banyak sekali, itu salah satu alasan kenapa ia terjun menjadi juri.

Awal Rahman menjadi juri, pada saat itu beliau juga sudah bosan dan jenuh menjadi kicau mania, dan pada akhirnya beliau mengajukan diri kepada salah satu EO Ronggolawe Nusantara DPC Jakarta Timur, dan beliau pun langsung diberikan tugas untuk menjurikan burung berkicau.

Dan pada suatu saat Ronggolawe Nusantara DPC Jakarta Pusat mengadakan suatu event festival kontes burung berkicau bertaraf regional, dan perlu tambahan juri senior, Rahman ditunjuk untuk tugas pada gelaran ini.

Bapak Bobby selaku ketua Ronggolawe Nusantara DPC Jakarta Pusat, langsung melihat kualitas dan skill Rahman disepanjang perjalanan lomba, dan pada akhirnya Bapak Bobby meminta kepada ketua Ronggolawe Nusantara DPC Jakarta Timur, agar Rahman dipindah tugaskan ke Ronggolawe Nusantara DPC Jakarta Pusat, dan langsung ditunjuk menjadi korlap.

Rahman Sedang Melakukan Diskusi Bersama Para Juri Muda

Beliau pun mensetujui tawaran tersebut, dan hingga sampai hari ini beliau menjabat sebagai korlap di Ronggolawe Nusantara DPC Jakarta Pusat.

Sebagai korlap senior, Rahman juga selalu mengajarkan dan membimbing juri – juri lainnya, cara menilai burung yang baik dan benar sesuai pakem Ronggolawe Nusantara yang berlaku. Dan itu dilakukan setiap 30 menit sebelum dimulainnya perlombaan.

Yang fungsinya agar seluruh juri yang bertugas di Ronggolawe Nusantara DPC Jakarta Pusat, benar – benar dapat memahami apa isi pakem Ronggolawe Nusantara, dan juga agar mental baik skill mereka terus mapan dan matang.

Selain membimbing juri, beliau juga menerima keluhan dan masukan dari para juri lainnya, setelah perlombaan selesai. Jadi bukan langsung pulang, kita wajib berdiskusi tentang perlombaan hari ini, apa yang kurang kita perbaiki bersama – sama, dan apa yang sudah bagus kita pertahankan, jadi kita ini team, satu sama lain harus saling menjaga dan juga harus berjuang bersama.

Itulah sosok dari Rahman salah satu korlap senior Ronggolawe Nusantara DPC Jakarta Pusat, semoga ilmu yang diberikan beliau selama ini terhadap juri – juri, dapat bermanfaat dan dapat dijalankan dengan semestinya.