SJAYZ Trans Ponorogo, Nakiri Dipersiapkan Matang Menembus Event Ponorogo Bangkit Cup I

147

Bagi sebagian kicau mania Ponorogo, nama Sjayz Trans masih asing terdengar. Bisa dimaklumi, karena pengusaha muda asal Ponorogo ini memang masih jarang terlihat di lapangan.
Setahun belakangan ini, Sjayz Trans lagi fokus mengelola beberapa bisnisnya diantaranya Laundry, penukuran uang asing, rental mobil, toko emas, dan masih banyak lagi usaha yang sedang membutuhkan penanganan kusus.

Bagi Sjayz Trans, main burung hanyalah sebuah hobi untuk mengikis kejenuhan pekerjaan. ” Dari kecil saya sudah hobi burung, akan tetapi pekerjaan tetap yang paling utama “, tandas Sjayz Trans yang berkarakter santai ini. Tapi jangan salah, kendati bagi Sjayz Trans main burung hanyalah sebagai selingan saja, soal selera jangan dilawan. Gak mau ambil burung kualitas tanggung sudah menjadi ” merk ” nya selama ini.
Soal harga bukan menjadi ganjalan, asal kualitas burung memenuhi standartnya. meskipun harga miring kalau kualitasnya biasa saja, saya pasti menolaknya, tegas Sjayz Trans.

Sjayz mengakui banyak teman nawarin beberapa burung, ada sih yang masuk, tapi banyak juga yang tidak sesuai impian nya. Justru ketidaksengajaan akhirnya menjadi sebuah keberuntungan.
Murai batu Nakiri misalnya. Tak sengaja diburu, malah datang dengan sendirinya tanpa rencana. Waktu itu ada teman datang ke markas kami di Omah Kicau dengan membawa seekor Murai Batu. Konon katanya ini burung lepas trotol dan belum sekalipun naik gantangan.

Singkat cerita, Sjayz merasa sreg dengan si doi. Awalnya sih gak dijual, tapi ketelatenan merayu om Bowo sang pemilik untuk melepas Nakiri, akhir nya terwujud.
Harganya sih masih sangat murah, maklum, Nakiri belum sekalipun mencium suasana gantangan. Saya mengandalkan felling saja setelah mendengar langsung kualitas isiannya, kenang Sjayz Trans yang juga memiliki banyak jagoan lain dintaranya Brutal yang telah kenyang prestasi.
Setelah berhasil mendapatkan Nakiri, perawatan hariannya dipercayakan kepada DJ AL Omah Kicau SF yang merupakan sahabat kecilnya.


Pasca mabung dan dirawat intensif, Nakiri kian menunjukkan aura bintangnya, dengan langsung menyabet gelar juara dalam sebuah latpres yang digelar salah satu EO di Ponorogo. Tampil dengan kondisi belum sempurna, Nakiri sukses meraih posisi runner-up.
Apa sih rahasianya, burung baru dapet dan baru tuntas mabung, sudah langsung nampil dan bahkan bisa koncer. Menurut DJ AL, Nakiri dirawat biasa saja. Pakan harian cuma saya berikan jangkrik pagi 5 dan sore 5.

Untuk pakan berupa voor, Nanjung 105 adalah pilihannya. Nanjung 105 adalah voor premium. Sudah jelas kualitasnya telah disesuaikan untuk burung- burung jawara, bongkar DJ AL sang mekanik.
Performa Nakiri yang kian membaik, membuat sang bos muda Sjayz Trans berniat memainkan Nakiri dalam event perang bintang dengan tajug Ponorogo Bangkit Cup I, yang akan dihelat pada 7 April 2019.
Disini, Nakiri dipastikan akan mendapatkan lawan yang hebat- hebat.

Keyakinan akan kualitas yang dimiliki Nakiri, Sjayz Trans tak gentar bersaing. Bisa juara disini, itu sangat membanggakan bagi kami. Semoga saja nanti Nakiri tampil maksimal dan ikut ambil bagian dalam perburuan gelar juara dalam event yang prestisius ini, pungkas Sjayz Trans.
( Mediaronggolawe/ Ebod Jaya )