Sjayz Cup I Feat Omah Kicau SF Ponorogo, Jumlah Peserta Stabil Hingga Rampung

479

Mediaronggolawe- Pagelaran perdana Sjayz Cup I feat Omah Kicau SF, sukses digelar pada Minggu, ( 18/8/2019 ), bertempat digantangan LBC Ponorogo. Harga tiket yang terjangkau dengan hadiah yang cukup gede, membuat minat peserta sangat tinggi. “ Kemasan event kami ini sederhana, tapi memang tujuan kami untuk memanjakan kicau mania “, tandas DJ AL Omah Kicau sang juru bicara.

Pemandangan akan kemewahan event terlihat dalam suasana dimeja panitia, yang memperlihatkan barisan thropy ekslusif berjejer rapi. Siapapun pasti ingin membawa pulang dan tidak ingin menyia- nyiakan kesempatan langka ini. Tiketnya murah, thropynya mewah. “ Siapa saja berhak membawanya pulang, akan tetapi tunjukkan dulu kualitas burung anda “, tegas Mr. Sjayz yang seorang pengusaha muda dan kini mulai terjun aktif diperburungan

Banyaknya peserta dari luar kota diantaranya Blitar, Nganjuk, Kediri, Surabaya, Ngawi, Caruban, Pacitan, Madiun, Magetan, Tulungagung, dan sekitarnya, membuat aroma persaingan tercium sangat kuat. Mereka datang jauh- jauh tentu mengusung jago- jago terbaiknya. Kami mempersiapkan event ini jauh- jauh hari sebelumya, jadi amunisi kami telah kami persiapkan matang, kata Wahyu AGE, salah satu kicau mania asal Tulungagung.

Wahyu AGE sendiri kali ini moncer dengan catatan juara 1, 1 berkat aksi beringas Murai batu Sukhoi miliknya. Penampilan Sukhoi kali ini benar- benar ngedan. Bawa lagunya nyeret- nyeret dengan tembakan- tembakan dahsyatnya. Setiap penonton yang melihat aksinya, dipastikan terkesima dengan kualitasnya. “ Sadis banget ini burung gantangan 02 “, celetukan beberapa penonton dipinggir lapangan. Selain berkualitas, durasi kerjanya pun gak lemes- lemesan. Ngotot sepanjang permainan merupakan ciri khas Sukhoi.

Bila ada yang meragukan keputusan team juri Ronggolawe, itu salah besar. Sukhoi bukan burung yang baru kemarin sore naik gantangan. Prestasinya bejibun diantaranya dalam event Buser Cup Trenggalek Finish diurutan 1,2,3. Kemudian dalam event Kapolsek Cup Blitar juara 3,3, bersambung dalam event Grand Launching NZR Blitar juara 2,2. Prestasinya terus dibukukan dalam event The Glory of Cah Galek Cup dengan meraih juara 3. Bahkan, dalam event mega bintang piala Sri Aji Joyoboyo Kediri dengan diapit burung- burung ratusan juta pun masih mampu bertengger diurutan ke 5. Saat di Kediri, kami datang agak telat, sehingga Sukhoi belum sempat adaptasi dengan lokasi lomba, bongkar Wahyu AGE Bismo team yang juga turut mengawal Duta Kapolres Cup Magetan.

Masih dikelas Muari batu, penampilan luar biasa mewah juga ditunjukkan oleh Anaconda andalan Orek- Orek BC Ngawi. Setelah memuncaki kelas Gos Sf, kelas BOB pun diembatnya. Anaconda juga bukan burung jago kandang. Prestasinya pun berderet panjang. Menang isian, durasi kerja, volume dan gaya tarung yang eksotis, membuat sosok Anaconda susah disingkirkan. “ Kalau lagi kerja, dia udah gak peduli siapapun lawannya “, kata sang pemilik om Dadang Darianto DD BF. Isian Cililin, Kapas tembak, Gereja tarung serta besetan- besetan sadisnya megalir deras.

Belum lama ini, Anaconda secara meyakinkan merajai event kapolsek Cup Gondang yang diadili team juri BnR. Anniversary GMS Madiun pun disikatnya dengan hasil juara 1,2. Tak terhenti disini, piala Road to Walikota Madiun pun tak luput dari dominasinya sebagai yang terbaik. Udah nampilnya gampang, rawatannya pun mudah. Kesehariannya hanya diberikan jangkrik 10 ekor plus multivitamin Ebod Vit, Anaconda siap memberikan ancaman serius bagi lawan- lawannya.

Pertarungan sengit lainnya terjadi dikelas Cucak Hijau. Robin milik Arik Kandidat sukses mengkandaskan pesaingnya diantaranya Serbia jr. Milik Budi EBY. Situasi ini terbilang berbeda, karena selama ini Ari Kandidat dikenal sebagai pemain Cendet dan Kacer. Hal baru baginya main dikelas Cucak Hijau. Sayangnya, Robin gagal mengamankan posisinya dalam sesi kedua Gos SF, karena posisinya digantikan oleh Napoleon milik Fajar Madiun. Ijo mania asal Blitar Hary Bejo juga tak mau ketinggalan merayakan kemenangan. Cucak Hijau andalannya The Rock sukses Finish diposisi runner up. The Rock burung yang stabil. Dalam situasi apapun gampang nampil. Prestasinya pun cukup mentereng dengan seringnya nangkring dipodium juara lintas EO. Tak pandang bulu EO manapun, asal kondisinya fit pokoke wani, kata om Hary Bejo sambil ngakak.

Kelas Love bird pun ikut memanas, Melon milik gus Ipunk yang dalam event ini ditandemkan dengan jathil, sukses menyabet gelar terbaik dikelas BOB. Kelas BOB yang diikuti oleh para jawara dalam kelas- kelas sebelumnya, cukup empuk jadi sasaran Melon. Melon ini burung nya fighter sekali. Kendati main sudah memasuki sesi terakhir, penampilannya gak gembos. Dan tetap panas.

Sesi menegangkan juga terjadi dalam sesi Kenari. Pemain- Pemain Kenari yang rata- rata kritis, mengharuskan team juri bekerja fokus. Jolo Arto milik H. Nizar yang dikawal om Ghanes lah yang terbaik. Bahkan untuk membuktikan kualitasnya bukan kaleng- kaleng, performanya ditunjukkan habis- habisan dalam sesi BOB. Jolo Arto tetap menang, kata om Ghanes menjawab keraguan akan kualitasnya.

Sementara dalam posisi runner up, Momogi besutan Sri Minggat Magetan menempelnya dengan ketat. Momogi yang ditukangi oleh Bayu Pradana memiliki cengkok lagu yang indah. Bawa lagunya enak dan panjang- panjang. Volumenya pun terdengar sangat menonjol. Mengkoleksi hasil akhir juara 2, 3, sudah merupakan kebanggan yang luar biasa.

Suasana lapangan makin gayeng dengan hadirnya beberapa tokoh perburungan Jalaratu diantaranya om Sigit Brem pemilik Kacer Lembu Suro, mas Wawan BRI, om Eko Kuncoro juri senior Jalaratu, Fajar Madiun, Sam Rizal Nganjuk, dan masih banyak lagi.

Tepat pukul 18.00 event tuntas digelar. Om Wawan BRI yang menggalang duta Kapolres Cup Magetan rencanannya akan dihelat pada 13 Oktober 2019, sukses mengamankan posisinya sebagai juara umum BC. Sementara dalam kategori juara umum SF, Arik kandidat Pacitan masih yang terkuat.

Event ini juga didukung penuh oleh sangkar KWK yang memberikan tambahan hadiah bagi pemenang yang menggunakan sangkar KWK. Menutup event, Mr. Sjayz yang didampingi oleh DJ AL serta Agung Benjoe sang ketua Ronggolawe Ponorogo mengucapkan terimakasih atas dukungan luar biasa dari seluruh teman- teman semuanya tanpa terkecuali. Mohon maaf bila kami selaku penyelenggara masih ada kekurangan. Minta do’anya saja, karena event kami ini akan kami jadikan sebagai event rutin tahunan. Selamat bagi para pemenang, pungkas mr. Sjayz.

 

( Mediaronggolawe/ Ebod Jaya )