Simalungun Tolak 750jt, Pilih Masuk Kandang Ternak Rembol BF

137

Tolak 750jt Simalungun Lebih Memilih Masuk Kandang Ternak Rembof Mendengar nama Rembol BF mungkin banyak yang masih asing, tapi Simalungun, Lemah Ireng dan om Hasan Pambudi pasti sudah banyak yang mengenalnya, terutama untuk murai mania. Karena prestasinya Simalungun dan Lemah Ireng jadi banyak dikenal, juara lomba ditingkat regional sampai nasional sudah banyak dirasakanya. Seperti kita ketahui om Hasan Pambudi adalah ketua APBN Bekasi Raya dan juga aktif dilomba oleh karenanya banyak sudah yang mengenalnya.

Simalungun – tolak tawaran 750jt, lebih memilih masuk kandang ternak

Untuk urusan merawat jagoan om Hasan Pambudi termasuk orang yang sangat “apik”. Dalam melombakan jagoanya benar-benar diatur dan disiapkan, jadi tidak asal bawa atau setiap minggu dimainkan hanya untuk memenuhi keinginan pribadinya untuk berlomba. Kondisi burung benar-benar diperhatikan, yang mana yang sedang siap kondisinya itulah yang dilombakan. Apabila belum ada yang siap ia akan lebih memilih tidak lomba. Semua data mengenai jagoanya sangat lengkap. Termasuk piagam dan tropi lomba disimpan secara rapi untuk kenang-kenangan dan koleksi pribadinya. Seperti Simalungun sejak awal mulai dilombakan sampai saat ini dicatatnya dengan rapi. Menurut catatnya prestasi Simalungun adalah Juara 1 – 60kali, juara 2 – 30kali, juara 3 – 15kali, nominasi sepuluh besar  40kali. Prestasi Simalungun sudah teruji di lintas EO perburungan diantaranya :

  • Bekasi Vaganza (NzR) Juara Double Winner
  • Piala Nanjung 105 (BnR) juara 1 dan 3
  • Piala President Jokowi (RN) juara 1 dan 5
  • Piala Pasundan (RGN) juara 1 dan 7
Piala Pasundan
Piala Presiden Jokowi

“Orang nya rada-rada sombong soal penangkaran, idelismenya tinggi. Burung-burung yang ditangkarkan adalah burung jagoanya pribadi semua. Beda dengan penangkar lain yang biasa ambil indukan yag murah dulu, nantinya kalo sudah berhasil baru pake indukan yang juara. Setau saya lama itu prosesnya sampai bisa seperti saat ini, tapi salut pantang menyerah akhirnya berhasil” ujar om Fajar Gober yang marupakan Humas APBN Bekasi Raya, yang sedikit banyaknya mengetahui tentang Rembol BF karena sering berkunjung kerumah om Hasan.

Beberapa koleksi plakat juara yang diraih Simalungun

Dari kedua jagoanya diatas yang saat ini sudah masuk kandang ternak dan berhasil adalah Simalungun. Untuk bisa seperti sekarang ini prosesnya tidak sebentar, dari mulai penjodohan Simalungun sudah banyak “menghabiskan” betina.

“Lama prosesnya untuk bisa cari betina yang cocok. 3 atau 4 kalo ngga salah, betina dia habisi, mana betina trah unggulan semua yang harganya juga lumayan. Yang sekarang malah jodo sama betina hutan  Takengon Aceh yang dulu saya beli waktu ada tugas kedaerah sana” ujar om Hasan Pambudi

Om Hasan juga mengatakan begitu jodo tidak lantas langsung produksi karena Simalungun mabung masih menunggu lagi sampai beberapa bulan karena sempat gagal menetas juga saat awal. Saat ini (27/03/20) sudah berhasil 3kali (1 – 3 – 4 ) total sudah menghasilkan 8 trotol dan sedang proses pengeraman lagi. Untuk perawatan trotolan sangat diperhatikan, voer dicampur kroto segar tidak pernah dilewatkan. Karena menurutnya nutrisi sejak trotol sangat penting. Voer Nanjung 105 menjadi salah satu pilihan untuk untuk trotolanya saat kesulitan mendapatkan kroto.

Trotolan trah Simalungun

Soal harga untuk trotolan anakan Simalungun om Hasan Pambudi tidak mau membukanya, tapi apabila yang ingin meminang menurutnya bisa langsung menghubunginya atau langsung datang ke rumah di darewah Cikarang yang juga skalian dijadikan penangkaran. Simalangun sendiri sebagai burung juara sejak dulu sudah banyak yang ingin meminangnya, penawaran tertinggi diangka 750jt menurutnya.

“Pernah mau ditukar mobil, tapi penawaran tertinggi adalah 750jt. Bukanya saya tidak butuh uang, tapi Alhamdulillah sampai skarang masih cukup. Lagipula saying melepasnya, saya rawat dari nol, sampai bisa berprestasi seperti sekarang ini merupakan suatu kepuasan tersensendiri. Kalo kata istri udah kaya anak lanang” ujar om Hasan sambil tertawa.

Kontak tlp/WA om Hasan Pambudi – 087779042999