Sien Ronny : Ketimbang Beli Poin, Saya Lebih Bangga Juara Dengan Burung Sendiri

 

Jelang pelaksanaan Even akbar BNR Award 2019, pernyataan mengejutkan datang dari sosok legendaris, Sien Ronny asal Surabaya. Secara khusus, Dia menyiapakan uang tunai 1 Milyar untuk bersaing meraih juara umum singgle fighter (SF), dengan jalur murni memakai amunisi milik pribadi/ burung – burung sendiri.

“ Saya berani menawarkan hingga 1 Milyar untuk siapapun yang berhasil meraih juara umum singgle fighter, dengan catatan, harus murni memakai burung – burung milik sendiri, Jika Anda bisa menang dan saya kalah, maka Anda berhak membawa pulang uang tersebut “ Seperti yang Kami lansir dari Burungnews(dot)com.

TIdak ada burung terbaik, yang ada burung dalam kondisi baik, Ebod Strong Diracik sedemikan rupa untuk menjaga kondisi tubuh burung agar siap top performa

Tawaran yang diajukan Sien Ronny bukan tanpa alasan, Sien Ronny mengaku mendambakan lomba burung seperti era tahun 90 an hingga 2000 lalu, dimana saat itu, kicau mania bisa meraih juara umum sepenuhnya memakai burung milik sendiri, tidak ada kata meminjam ataupun mengumpulkan poin dengan cara menyewa burung milik orang lain, maka itulah yang dinamakan sebagai kemenangan sejati.

Meskipun pada kenyataanya, saat ini hal tersebut sudah sangat jarang dijumpai dimanapun lomba ataupun EO-nya, Kicau Mania sekarang, umumnya lebih memilih jalan pintas dengan cara menyewa ataupun membeli poin milik orang lain, demi memenuhi ambisinya menjadi juara umum.

Terlebih, saat ini kicau mania seolah dimanjakan oleh kehadiran penyedia jasa bagi Mereka yang mempunyai keingin untuk bersaing memperebutkan juara umum, meskipun tidak harus membawa burung. Suka ataupun tidak suka, namun inilah kenyataan yang ada di dunia loma burung untuk era sekarang ini.

Miltih, Jelas Lebih Praktis & Higienis

Cara seperti ini juga dianggap lebih praktis, dari sisi finansial juga relatif ekonomis, tidak perlu repot – repot menyiapkan/ membawa burung, tnggal datang kelapangan, bagikan tiket yang sudah tertulis atas nama burung seolah milik sendiri, sesimple itu untuk menjadi juara.

Apalagi, secara aturan lomba burung dimanapun dan apapun itu EO-nya, cara seperti ini  memang dianggap sah, sepajang dilakuakan dari awal lomba hingga akhir, umumnya Panitia hanya melihat dari struk yang terkumpul dari masing – masing peserta, tanpa ada sedikitpun coretan ataupun data susulan.

Data yang tertulis dalam struk tersebut yang kemudian dijadikan rujukan oleh panitia untuk menghitung jumlah perolehan poin masing – masing, baik perorangan ataupun team. Cara sperti ini bagi kebanyakan Kicau Mania, termasuk Sien Ronny, dinilai mencedrai sportifitas dan menentang hati nurani. Hanya memberikan kebanggaan semu, atau kemenangan yang sifatnya hanya sementara, sama sekali tidak ada nilai prestisnya.

Oleh karena itu, Sien Ronny mengajak kicau mania untuk sama – sama kembali ke jati diri sebagai seorang penghobi burung, kalah menang itu bisasa, yang penting burung milik sendiri. “ jangan sekali – kali memilih jalan pintas hanya untuk memenuhi ambisi juara umum. Memang itu lebih praktis, namun tidak mengahsilakan apapun, hanya kepuasaan semu “

Bagi Sien Ronny, meraih juara umum dengan memakai amunisi pribadi tentu bisa memberikan kebanggan tersendiri, prestisnya pun beda, jadi bisa dikenang oleh kicau mania sebagai orang yang benar – benar mengedapakan sportifitas. Untuk memuasakan rasa bangganya, bahkan tidak jarang pula, Kicau Mania asal Surabaya ini jor – joran membeli burung langsung dilapangan bilamana burung tesebut dinobatkan sebagai juara.

Ya, kebiasaan seperti ini memang kerap dilakukan Sien ronny, semata hanya untuk memastikan burung – burung yang berkualitas memang dalam genggaman, “ Pada dasarnya saya memang seorang penghobi murni, jadi harus bisa memiliki burung – burung yang berkualitas pula,  tidak masalah jika harus mengeluarkan uang banyak, asal hati senang dan bangga, menurut saya tidak masalah  “ cetusnya.