SEMANGAT KICAU MANIA DI KALA CUCA PANAS EKSTREAM

Di bali khusus nya sedang di landa cuca yang sangat ekstream, tanpa ada hujan sedikit pun
Jika melihat siklus harusnya sudah memasuki musim hujan, tetapi malah sebaliknya
panas yang sangat ekstream, menjadi tantangan tersendiri bagi kicau mania untuk merawat gacoannya, di karenakan cuaca panas maka harus pintar pintar mengatur pola rawatan untuk gacoannya agar tetap mau stabil di gantangan
melihat situasi ini tak khayal banyak gacoan gacoan para pemain yang enggan tampil maksimal di gantangan
Tetapi di balik fenomena ini muncul nama nama gacoan baru yang menunjukkan performa nya dan bukan berarti latber tidak berjalan dengan sengit
semngat kicau mania patut di apresiasi untuk terus mencetak gacoan gacoan baru atau pun merubah settingan gacoannya untuk mengantisipasi perubahan cuaca ini
Dan Latber kali ini di gantangan Mawang Ubud Bali, Punglor merah tetap menjadi primadona di kalangan kicau amnia gianyar dan sekitarnya
Di sesion A Punglor merah Viva A besutan Mr. Pantiyasa dari Perum bayangkara mampu menjuarai 1 dengan gaya telernya kanan kiri full dan lagu kasar yang menjadi tonjolannya
dan mampu memikat hati juri untuk menentukan juara koncer jatih padanya
dan di posisi ke 2 di susul oleh Punglor merah Siluman besutan Mr. Bayu dari Tb Beruk Sf yang mampu membayangi, dengan gaya telernya bak dewa judi yang sedang mabuk
Dan di posisi ke 3 di isi oleh Punglor merah Wulung singkal besutan Mr walet dari Walet Sf yang mampu mengisi di posisi ke 3 dan harus mengakui keunggulan lawan lawannya
Dan di sesion Ke 2 Perebutan tahta juara pun berubah
Di posisi 1 di dusuki oleh Punglor merah Putra desa besutan Mr. Ajie/Yoga dari Kmb denpasar yang mampu mengalahkan pesaing pesaingnya dengan gaya teler lelap dan goyang kanan kiri yang ballance di sertai irama lagu yang kasar dan padat
sehingga mampu menjuarai di posisi pertama
Di posisi ke 2 di susul oleh Punglor merah Brandes besutan Mr. Yudix dari sunari yang mampu memberikan perlawana yang sangat ketat pada sang jawara, dengan gaya teler yang serupa
Dan di posisi ke 3 di isi oleh Punglor merah Kliwon besutan Mr. utix dari Pejeng Bc yang harus menerima perlawanan yang militan dari sang jawara
yang patut di apresiasi dari pemain punglor merah adalah mereka mempunyai komunitas yang sangat kompak sehingga ketika latber maupun lomba yang di selenggarakan mereka akan mendukung penuh gelaran tersebut
dan siapapun juaranya mereka tetap bersaudara dan tetap saling kompak
dan terima kasih juga saya ucapkan untuk semua kicau mania yang telah meramaikan gelaran latber maupun latpres ataupun cup yang di selenggarakan ronggolawe Dpw bali dengan antusias tinggi

Penulis

Alfian Riza