Sejarah Panjang Buat Mbah Kamto Enggan Lepas Rawatannya

19

Cuplikan Panglima di Latihan Spesial Tiara BC

Kudus – Satu nama kicaumania bisa dibilang akar rumput bernama Mbah Kamto ini mulai sering diperbincangkan oleh beberapa tokoh kicau mania di lapangan, berkat peliharaan ekor panjangnya ini memiliki kualitas yang mewah. Mbah Kamto yang jarang terlihat di arena perlombaan nasional masih mempunyai simpanan amunisi top yang mampu bersaing di kelas nasional, yaitu Murai Batu “Panglima”. Amunisi kawakan yang mempunyai cerita panjang, kini mulai di persiapkan nampil pada perlombaan bengengsi. Bersama Marcopolo SF siap tatap event Anniversary Komunitas Anis Merah Jepara.

Cerita Sejarah Panjang buat Mbah Kamto Enggan Lepas Amunisinya

Amunisi rawatan dari saat meloloh 2 ekor anakan Murai Batunya, saudara setetasnnya pun mati, tinggal satu ini Panglima. Mempunyai nilai sejarah tinggi pun Mbah Kamto enggan melepaskan rawatannya ini, meski beberapa bos-bos besar sudah menawarkan dengan tawaran cukup menggiurkan namun Mbah Kamto tetap kekeh merawat teman ngopinya di pagi hari. Selasa sore kemarin Mbah Kamto bersama dua rekannya Marcopolo SF sambangi tempat latihan yang angker bagi para pecinta Murai Batu akan dapatkan juara di Latihan spesial Tiara BC Jepara. Dituntut kerja maksimal awal sampai akhir penjurian serta di dorong kualitas yang mumpuni, harus dikeluarkan sang gacoan agar dapat jadi yang terbaik.

Pakan Rahasia Panglima dengan Voer Nanjung 105 Bikin Burung Tambah Stabil di Lapangan

Variasi lagu yang dipunyai Panglima cukup bervariatif, apalagi jika mengeluarkan tembakan Cililin disambung dengan Kenari ngeroll panjang di tutup dengan lagu Prenjak. Juri pun tak menampikkan pandanganya serta didukung penampilan nagen sambil macul membuat penonton pun melihat amunisinya terlihat mewah. Panglima milik Mbah Kamto pun berhasil nyeri di latihan sore tersebut. Tawaran pun langsung di gelontorkan oleh salah satu kicaumania, namun dengan tolakan halus Mbah Kamto tetap masih merawat amunisinya. Mas Na’i serta Mas Cuit beberkan rahasia perawatannya. Dengan menggunakan voer Nanjung 105 kini penampilan Panglima lebih stabil, yang sebelumnya kadang kerja setengah-setengah sekarang mau tancep dari awal sampai akhir penjurian (Ronggolawe/red)