Santa Cruz, Kacer milik Sopir Truck Dengan Mudah Raih Double Winner Di Piala Grebeg Suro Dan Siap Ke Bupati Cup Ngawi

Mediaronggolawe- Ditanya siapa yang membintangi kelas Kacer dalam event Grebeg Suro Cup Ponorogo, Anti Tobat lah jawabannya. Anti Tobat yang kini telah berganti nama menjadi Santa Cruzz ini, dengan kualitasnya yang mumpuni, diakui layak menyandang gelar Kacer terbaik di Grebeg Suro Cup Ponorogo minggu lalu. Kacer debutan baru milik Sam Rizal Nganjuk ini tampil memukau dengan lantunan isiannya yang komplit, serta didukung oleh durasi kerjanya yang nancep satu titik.


Kemengannya kali ini jelas saja mencuri perhatian Kacer mania, sebab, belakangan ini Sam Rizal sudah lama gak nenteng Kacer ke lapangan. Koncer A mutlak bahkan hingga dua sesi, membuat langkahnya dikuntit oleh Kacer mania untuk kepoin, ini burung yang mana lagi yang dibawanya.
Memang sih, Sam Rizal dulunya juga sering main Kacer, cuma waktu itu namanya kerap muncul bersama Tzubaza yang berpasangan dengan mas Tri Ubaya, salah satu dedengkot kicau mania Nganjuk. Melihat cara mainnya, burung yang dibawa Sam Rizal kali ini jelas bukan Tzubasa. Itulah alasan banyak temen- temen yang kepo dan ingin tau, canda Sam Rizal yang juga seorang kicau mania paling berpengaruh di Nganjuk.
Daripada banyak yang penasaran, Sam Rizal dalam kesempatan kali ini sengaja memperkenalkan secara kusus gacoan gres nya ini. Ini adalah Santa Cruzz, burung yang saya ambil dari rumahan. Pernah sih dulunya burung ini main- main dilokalan, cuma memang waktu itu belum stabil, bahkan kadang nampil kadang enggak, kenang sam Rizal.


Santa Cruz ini burung milik teman sendiri, waktu itu saya pun juga kurang ngeh dengan bakatnya. Kalau lagi nampil sih oke, tapi tak jarang penampilannya angin- anginan. Sebenarnya Santa Cruz ini sempat diambil salah satu temen di Tulungagung, tapi karena kurang cocok akhirnya ditebus lagi oleh pemilik lama.
Sam Rizal sendiri gak berharap banyak dengan gacoan barunya ini. Bukan karena meragukan Santa Cruzz, tapi Sam Rizal sendiri tengah asyik main Kenari dan Murai Batu. Sekedar mengingatkan saja, Sam Rizal adalah pemilik Murai Batu Bebeto yang sudah kenyang prestasi baik lokal maupun nasional.


Dalam sebuah kesempatan, tepatnya dalam event Boyolali Cup, Santa Cruzz yang saat itu masih bernama Anti Tobat, sukses menjadi yang terbaik. Padahal saat itu tidak ada target apa- apa. “ Pokoknya asal bawa aja, dan tanpa persiapan kusus. Diluar dugaan, Santa Cruzz tampil gila. Mbongkar isiannya sangat licin, volumenya tembus, dan yang mencolok adalah show nya yang nagen satu titik sambil ngerol- ngerol.
Lantas sejauh mana kualitas isiannya, atau hanya sekedar burung aman saja?. Setelah disinggung soal ini, dengan nada santai Sam Rizal kembali mengingatkan sepak terjangnya selama ini. Saya mondar mandir main burung sana sini, tentu tak mau asal- asalan dalam memilih materi gacoan. Bagi saya, kebanggan yang bisa saya nikmati adalah ketika burung saya mampu menunjukkan kualitasnya.
Soal kualitas terutama isian lagu, volume, karakter durasi kerja serta show menjadi menu wajib semua amunisi kami. Sering sih saya ditawari teman- teman beragam gaco segala jenis burung, tapi saya belum cocok aja, tandas Sam Rizal yang mengaku juga mempunyai jago dikelas Cendet. Cuma saat ini saya masih fokus main Kacer aja dulu mumpung jalan, kilahnya sambil tertawa.
Setelah sukses double winner dalam event sekelas Grebeg Suro Cup dan Boyolali Cup, nama Santa Cruzz jelas menjadi sorotan Kacer mania nasional. Rencananya, Santa Cruzz akan digeber lagi dalam event perang bintang Bupati Cup Ngawi. Insha Allah saya akan berusaha menampilkan Santa Cruzz sebaik mungkin, meskipun Santa Cruzz milik seorang sopir truk, tapi soal kualitas boleh lah, pungkas Sam Rizal dengan ciri khasnya yang murah senyum. Semoga di Ngawi nanti, Santa Cruzz kembali berjaya.
( eko po/ mediaronggolawe )
.