Rezal Riski Pratama Bangkit Pasca Kecelakaan Dengan Menjadi Juri Ronggolawe Nusantara DPC. Gresik.

130

Sempat punya mimpi menjadi Pesepak bola profesional dan bergabung dengan Tim Persegres Gresik, karir seorang Rezal Rizky Pratama harus terhenti pasca kecelakaan lalu lintas dan memutuskan pensiun dari pesepak bola yang di gelutinya.

Mr. Rezal saat bertugas di Gantsngan Putra Aura Sidoarjo.

Pensiun dari Pesepak bola tak membuat seorang Rezal Rizki Pratama jatuh tapi mencoba bangkit hingga menjadi Juri Profesional Ronggolawe Nusantara DPW. Jatim l DPC. Gresik.

Sebagai pemain lomba burung berkicau, prestasi beliau boleh di bilang gemilang. Dua gacoan beliau yaitu Love Bird Milea dan Kenari Patrick sering menjuarai gelaran-gelaran lomba burung berkicau baik di tingkat Latbet, Latpres hingga Event sekelas Cup.

Di temui Pewarta Mediaronggolawe.id di gantangan Putra Aura BC Sidoarjo. Pemuda kelahiran Gresik, 19 maret 1999 ini menceritakan awal mula beliau bergabung dengan Ronggolawe Nusantara DPC. Gresik.

“Saya dulu punya mimpi jadi pesepak bola, sempat gabung dengan tim junior Persegres, karir saya terhenti karena kecelakaan. Lalu saya pun mulai mencari hobi lain yaitu merawat burung dan ikut lomba burung berkicau dan kebetulan ayah saya juga hobi berat dengan yang satu ini”. Ujar beliau.

“Awal saya bergabung dengan Ronggolawe Nusantara ketika itu banyak berdiri gantangan Ronggolawe Nusantara di Gresik. Karena kekurangan Juri saya pun mengajukan diri belajar jadi juri dan oleh Pak Herman di terima belajar dan Alhamdulullah sefikit demi sedikit saya bisa belajar dan beradaptasi dengan profesi juri”. Sambung beliau.

Beliau sangat fokus dalam penjurian.

“Motivasi saya sebagai juri selain ingin mengembangkan pengalaman di dunia hobi ini, Saya juga ingin menjadi seorang yang profesional dan tentu membawa nama harum almamater yang saya pakai saat ini mas dan Diklat angkatan XIX di Surabaya beberapa waktu yang lalu memberikan saya banyak pengalaman utamanya keilmuan yang di berikan mentor-mentor saya saat itu”. Lanjut beliau.

Mr. Rezal saat diklat juri di Surabaya dan tergsbung di angkatan XlX.

“Kini saya hanya ingin Fokus memberikan yang terbaik bagi kicau mania sekalian. Saya tetap akan berusaha bersikap adil, netral dan menjuri seduai kualitas burung dan jika ada kurang atau lebihnya saya memohon maaf kedepan saya akan memperbaiki. Tutup Mr. Rezal.