Kategori: Profil

Produktifitas Induk Murai Batu Meningkat, Rupiah Menggeliat

[doptg id=”3221″]

 

Makin melambungnya harga piyikan murai batu, membuat sejumlah peternak berpikir keras guna menemukan cara menggenjot produktifitas ternakannya. Karena dengan cara ini diyakini dapat menjadi solusi buat peternak dalam memenuhi pasar dan mengembangkan bisnisnya.

Karena, murai batu di era sekarang sudah menjadi tambang emas buat kicaumania yang berkecimpung khususnya di dunia breeding. Kini, peternak bisa membanderol sekitar Rp 2 juta per ekor. Mahal atau murahnya seekor piyik juga dipengaruhi dari trah indukan. Semakin bagus kualitas dari trah indukan, otomatis harga piyik ikut terkatrol.

Banyak cara bisa dilakukan peternak untuk menggenjot produktifitas ternakannya. Satu diantara dengan mempersingkat tahap pembesaran piyik. Selama ini, peternak bisa melakukan dengan dua cara, yakni secara alami atau menggunakan bantuan tenaga manusia.

Bila dilakukan secara alami, tugas ini sejatinya dibebankan pada sang induk. Akan tetapi, membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai pada tahap produksi selanjutnya. Sedangkan jika menggunakan bantuan tenaga manusia, yakni dengan memanfaatkan jasa “baby sitter”, tahapan pembesaran bisa dipersingkat. Caranya dengan mengangkat piyik dari asuhan induk lebih dini. Diyakini cara ini sangat jitu meningkatkan produktifitas sepasang indukan murai batu.

Dengan cara itu periode kawin akan berlangsung lebih cepat. Secara otomatis proses pembiakan juga bisa digenjot. Bila dibandingkan dengan piyik diasuh induk, maka ada satu pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu oleh sang induk, sebelum melangsungkan lagi musim kawin hingga bertelur.

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk mengangkat piyik dari dekapan sang induk? Untuk tahapan ini, bagi sebagian peternak masing-masing memiliki tolok ukur yang berbeda. Karena, pengasuhan piyik di usia dini membutuhkan sebuah kepiawaian agar sang piyik bisa bertahan hidup dalam kondisi sehat dan normal.

Menurut Cak Engkos, salah seorang peternak murai batu di Lumajang – Jatim, piyik murai batu bisa diloloh sendiri ketika usia dini. Bahkan, berdasarkan pengalamannya di usia sehari sudah bisa diangkat dari induk dan diloloh sendiri.

“Cara ini memang berisiko karena piyik masih belum diambang batas aman. Untuk menekan angka kematian di usia dini, pengetahuan dan pengalaman yang dapat memuluskan proses ini,” ujarnya saat ditemui di kandangnya. Masih katanya, tapi enggak perlu khawatir karena sudah banyak para breeder sukses menjadi jutawan dengan cara seperti ini.

Ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan guna menekan angka kematian di usia dini. Antara lain kali pertama yang dilakukan adalah mengangkat piyik dari induk bersama sarang hasil rajutan sendiri dari sang induk.

Sarang yang dibuat oleh indukannya akan banyak membantu piyik berada di posisi nyaman selama proses pembesaran. “Kalau sarang hasil buatan tangan orang enggak bisa persis seperti yang dibuat induk. Jadi sering kali posisi piyik merasa tidak nyaman. Jadi sebaiknya ikut sertakan sarang yang sudah dibuat induk guna memberi rasa nyaman pada piyik”.

Selanjutnya, sediakan kandang inkubator atau wadah yang sudah didesain sedemikian rupa dengan dilengkapi lampu bohlamp. Dengan tujuan bohlamp ini digunakan sebagai penghangat. Sebisa mungkin ada alat pengukur suhu yang bisa digunakan guna mengetahui tingkat kelembapan udara di sekitar kandang tersebut.

Atur juga jarak ketinggian lampu dengan piyik. Agar panasnya bohlam betul-betul dapat berfungsi sebagai penghangat. Karena bila jaraknya tidak disesuaikan dapat berakibat fatal. Bila terlalu dekat, piyik akan mati gosong kepanasan, jika terlalu jauh mati kedinginan.

Juga harus diperhatikan, pola pakan dan menu yang diberikan. Di usia sehari hingga tujuh, piyik cukup mengonsumsi kroto putih nan bersih. Usahakan sebelum diberikan, kroto dibersihkan dari segala kotoran yang menempel. Pastikan, telur semut ini dilolohkan dalam kondisi masih segar tidak basi. Jedah pemberian sekitar 30 menit sekali. Berikan butiran kroto secukupnya sesuaikan dengan kebutuhan piyik.

“Untuk takaran kroto sebaiknya berpatokan pada kebutuhan piyik. Karena pola makan piyik berbeda satu dengan lain, jadi dengan cara ini pula kita bisa melatih insting membesarkan piyik”.

Setelah memasuki hari ke delapan, piyik mulai mengonsumsi pakan basah berupa campuran voer, kroto dan air. Kini, peternak sudah enggak perlu repot mencari voer untuk pakan piyik. Ebod Jaya sudah mengeluarkan pakan halus yang bisa digunakan sebagai pakan piyik dalam breeding.

Adalah pakan Ronggolawe, sebuah pakan yang sejatinya dikhususkan untuk burung-burung postur kecil. Akan tetapi dalam perkembangan perburungan banyak peternak yang memilih pakan ini. Pasalnya, pakan ini dibuat dari bahan-bahan berkualitas, kaya akan vitamin serta nutrisi yang dibutuhkan piyikan.

Selanjutnya aduk hingga rata ketiga bahan pakan tadi hingga halus. Lolohkan setiap sejam sekali. Usahakan, dalam proses pelolohan tidak mengalami keterlambatan dalam memberikan pakan. Karena, usia-usia seperti ini membutuhakn asupan pakan yang bernutrisi dan protein tinggi.

Berbagai asupan multivitamin juga diperlukan selama masa pertumbuhan. Piyikan murai batu banyak membutuhkan berbagai pakan, baik dari jenis pakan pabrikan, hewani atau multivitamin. Juga direkomendasikan, untuk merangsang pertumbuhan serta menjaga kesehatan piyik bisa mengonsumsi Ebod Vit. Dengan demikian, komposisi pakan dan multivitamin selama masa pertumbuhan dapat menghasilkan seekor piyik yang sehat, normal dan berkualitas jawara. (CJ_02)

Media Ronggolawe

Artikel Terbaru

Daftar Juara Latpres Gagak Sakti Team Gresik, Minggu 27 Juni 2021.

Medironggolawe.id – LATPRES GANTANGAN GAGAK SAKTI Gresik, kembali berjalan dengan sukses dan lancar. 17 kelas…

4 bulan yang lalu

DAFTAR JUARA ROAD TO ASRUL CUP 2 MINGGU, 20 JUNI 2021.

Gelaran ROAD TO ASRUL CUP 2 sukses dipadati peserta. Ajang lomba burung berkicau yang digelar…

4 bulan yang lalu

Party Cendeters Season 3 Pesona 15 Community, Cendet Batara Terbaik. Minggu, 20 Juni 2021

Party Cendeter Season 3 gantangan Pesona 15 Community Purwosari, berjalan sukses dan lancar. Ajang lomba…

4 bulan yang lalu

H Sabran Kembali Turun Gunung, Dengan Sukses Raih Juara Umum Di Gelaran P2BG CUP 1 Gresik.

Kicaumania kawakan dari Gresik H Sabran kembali turun gunung, setelah beberapa waktu absen dari dunia…

4 bulan yang lalu

DAFTAR JUARA ROAD TO SHOW TUBAN AWARD CHAMPIONS 2, MINGGU 13 JUNI 2021.

Gantangan FNR Tuban sukses menggelar Road Show Tuban Award Champions 2 pada Minggu (13/6/21). Dalam…

4 bulan yang lalu

Main 2 Minggu, Sukses 2 Kali Hattrick, Cendet MASTER Milik Syahril Polda

Burung yang satu ini, namanya memang sudah sangat dikenal oleh para cendet mania, hampir setiap…

5 bulan yang lalu