Ponorogo Bangkit, Menghasilkan Kesepakatan Saling Dukung Antar EO

541

Ponorogo, kota kecil yang memiliki banyak kicau mania, akhirnya menemukan kesepakatan yang menyejukkan bagi semua pihak. Tokoh- tokoh kicau mania senior Ponorogo seperti pak Kun Nasikin, H. Mariyanto, Wahyu Tani Maju, Asmadi, Hendry TW, Yono Indoroland, Mr. Jack, Sugik RRKM, Komar KBC dan Agung Benjoe, sukses melakukan kordinasi terkait dengan ” manajemen baru ” bagi kicau mania Ponorogo. Selama ini, jadwal lomba kerap bentrok antar EO. Sejatinya, hal ini tidaklah disengaja dari pihak manapun. Situasi ini murni karena banyaknya EO di Ponorogo, sehingga event sulit dibendung. Situasi yang tak nyaman ini, terbaca oleh tokoh- tokoh kawakan kicau mania Ponorogo. Bertempat di rumah makan Tirto Wening II, sejarah baru kicau mania Ponorogo dideklarasikan. Hadirnya hampir semua ketua BC se- Ponorogo, semakin memudahkan terjadinya kesepakatan yang berlandaskan kebersamaan.

Dulunya, bila ada bendera EO yang berbeda menggelar event yang kususnya di hari Minggu, seringkali EO sebelah juga menggelar event dalam waktu yang bersamaan. Selain situasi ini tidak bagus dimata kicau mania luar Ponorogo, kedua EO pun harus menelan pil pahit berupa kerugian materi. Semua pimpinan BC pun tidak menyanggah fakta ini. ” Selain terkesan kicau mania Ponorogo tidak kompak, kita juga sama- sama rugi “, kata Wahyu Tani Maju.

Hal senada juga disampaikan H. Mariyanto, yang sangat mendukung bahwa Ponorogo saatnya berbenah. Beberapa kesepakatan yang disetujui bersama diantaranya adalah pengkondisian jadwal lomba. Artinya, bila salah satu EO menggelar event di hari Minggu dengan Bandrol tiket kisaran 50.000 ke atas, tidak diperkenankan EO lain menggelar event di hari dan tanggal yang bersamaan. Mengenai kordinasi, telah dibentuk group WhatsApp, dimana setiap anggota nya merupakan ketua BC yang mewakili BC maupun EO masing- masing. Hal ini sangat positif karena akan terjalin sebuah silaturahmi antar kicau mania. Siapa saja berhak menggelar event tanpa terkecuali, cuma waktunya saja yang kita atur bersama.

Dengan komunikasi yang harmonis, Insha Allah akan terjalin sebuah kerjasama yang bermuara pada kekompakan dan saling support. Hadir dengan niat yang baik demi sebuah kebersamaan, kesepakatan langsung diamini semua pihak. Clear, saatnya Ponorogo menuju era baru kebersamaan dan keharmonisan semua insan perburungan. Kesepakatan ini diharapkan tidak hanya terjadi secara lisan saja, tapi harus diaplikasikan dalam wujud yang nyata, yaitu saling menghormati dan saling mendukung.

Ponorogo Bangkit yang akan menggelar event pada Minggu, ( 7/4/2019 ) mendatang, diharapkan bisa menjadi barometer event sukses secara kualitas dan kuantitas, serta kekompakan setiap elemen kicau mania Ponorogo. Mari kita tunjukkan ke dunia luar, bahwa Ponorogo kini semakin solid. Beberapa event di depan mata yang akan diselenggarakan di Ponorogo antara lain Surya Sangkar Cup I pada Minggu,( 10/2/2019 ), Anniversary KBC Jetis Ponorogo pada Minggu, ( 3/3/2019 ), serta Anniversary Ronggolawe Ponorogo yang tanggal dan harinya masih dikordinasikan. Bagi EO yang telah mendapatkan jadwal lomba yang disepakati bersama, bisa menghubungi Mediaronggolawe untuk dibantu publikasikan. Mediaronggolawe bukanlah media baru di Ponorogo, jadi jangan sungkan- sungkan untuk berbagi informasi. Salam paseduluran, bagi seluruh kicau mania Ponorogo.
( Mediaronggolawe/ ebod jaya group )