Piala Joko Bos Jadi Awal Kebangkitan Semarang Bersatu

151

Gelaran akbar dua lapangan yang berlangsung Minggu (14/04) di Hutan Wisata Tinjomoyo penuh dengan kerumunan para kicau mania. Lautan manusia yang siap mengadu kualitas kicauan gacoannya jadi pemandangan yang luar biasa. Ini jadi kali pertamanya di Kota Semarang ada dua penjurian dalam satu event dan berlangsung sangat sukses. Gelaran akbar ini menjadi sebuah perwujudan perburungan Semarang mampu bersatu meski beda bendera.

Keramaian di Piala Joko Bos

Gantangan Tinjomoyo jadi tempat berlangsungnya gelaran 2 organisasi berlangsung. Ronggolawe Nusantara dan Radja Garuda Nusantara berada dalam satu lomba bertajuk Piala Joko Bos.Event megah yang menjadi pembuka bersatu untuk selurh EO penjurian di Kota Semarang sangat diterima dengan baik. Lebih dari 2000 peserta hadir penuhi area tempat wisata yang saat ini mulai kembali dibangun  sebagai huan wisata. Lokasi yang sangat strategis dekat dengan Pintu Tol memudahkan pemain dari luar kota untuk menuju lokasi. Pantas jika sekian banyaknya peserta dari luar kota bisa datang tepat waktu dan mendapatkan tiket gelaran ini.

Trophy penghargaan untuk sang juara

Selain untuk mempersatukan seluruh EO penjurian di Kota Atlas ternyata event ini juga jadi bentuk apresiasi atas jasa sosok yang misterius yang loyal meberikan info lomba burung. Kenapa disebut misterius, karena hingga kini belum banyak yang tau siapa sebenarnya sosok di balik akun facebook bernama Joko Bos. Siapa pun dan kapan pun membutuhkan info seputar lomba burung beliau selalu ada, bahkan selalu meberikan info dari semua EO tak kenal tebang pilih. Pantas jika beliau diberikan penghargaan dengan diadakannya gelaran bertajuk nama beliau.

Mr.Galuh dan Mr.Dony Ungaran yang memotori Piala Joko Bos

Dua Organisasi penjurian ditunjuk untuk diberi amanat menangani penjurian. Ronggolawe Nusantara dan Radja Garuda Nusantara berdampingan dalam satu gelaran. Menjemput sukses bersama dengan dukungan seluruh EO penjurian yang ada di Semarang. Hampir 80% gantangan tutup sebagai wujud persatuan mendukung Piala Joko Bos. Mr.Galuh dan Mr.Dony Ungaran sebagai tombak dua EO yang memotori gelaran tersebut sangat bertrimakasih atas dukungan seluruh EO yang bersedia libur untuk berkumpul satu titik di Piala Joko Bos.