PERAWATAN LOVEBIRD HARUKA – Betina Fighter, Super Panjang Durasi 5 – 7 Menit

Love bird Haruka menjadi buah bibir usai tampil di Road To Piala Faster Chiki 2 Jogja. Mengandalkan suara kekean panjang nyaris tanpa jeda, bahkan dari awal hingga akhir pemnilaian. Penonton yang melihat aksinya waktu itu benar – benar dibuat terkejut.

Sebenarnya, bukan kali ini saja, Haruka bisa nampil hebat dan menjadi pusat perhatian, di even – even sebelumnya ia juga kerap menjadi bintang, salah satunya ketika turun di Mozza Cup Pati, Haruka sempat mendapat 15 kali sebutan istimewa oleh team juri, menjadi runner up di Paial Raja 2018, dan lain sebagainya.

Love Bird milik Hasan berusias 2 tahun ini mempunyai karakter fighter, dengan speed rapat berdurasi lama serta power yang kenceng. Sebagian peserta menganggap Ia menjadi salah satu gaco betina yang mempunyai  potensi menggoyang dominasi burung – burung jantan konslet di era sekarang ini.

Waktu itu, Haruka benar – benar nampil top perform, sekali narik terpantau hingga 5 – 7 menit, catatan tersebut  sempat  terekam oleh lensa Mediaronggolawe.id, yang disuguhkan kedalam bentuk audio visual, cuplikann penampilan Haruka, simak video dibawah ini :

Apakah ini karena dilahirkan, atau karena perawatan yang tepat? Kesimpulan, karena gabungan keduanya. Love bird yang punya bakat bagus tapi salah penanganan, juga tak akan jadi.

Bila dirunut kebelakang, Haruka didapat Om Hasan dari Sahabatnya asal Kalimantan, tepatnya Kota Pontianak, iseng – iseng beli seharga 1, 3 juta, itupun pada saat burung tersebut masih berusia paud ( 3 bulan ) sekitar akhir tahun 2016 yang lalu.

Sedari usia paud, Haruka memang sudah menunjukan bakat alaminya, durasi ngekek bisa mencapai  40 detik. Agar bisa mendapatkan perawatan yang lebih maksimal, awal tahun 2017, Hasan memutuskan membawa pulang lovebird Jossan tersebut ke kampung halaman di Semarang.

“ Ketika masih berusia paud, bakat Haruka memang sudah terlihat, setiap narik bisa mencapai 40 detik, berhubung sibuk, saya putuskan untuk membawa pulang ke Semarang, dengan harapan bisa dirawat lebih intensif sama saudara “ Ujar Hasan menambahkan.

Asal Usul Dan Pola Perwatan Lovebird Haruka

Lalu bagaimana perawatan hingga Haruka bisa tampil konsisten selama 2 tahun dengan durasi sampai 7 menitan ? Berikut penuturan Hasan untuk Anda para pembaca.

Perawatan harian umumnya sama dengan jenis loveibird – lovebird lainnya, Pakan harian Cuma milet putih atau jika disingkat menjadi “ Miltih ”, jemur setiap 1 minggu sekali, mulai pukul 07.00 dengan durasi sekitar 15 menit, habis itu full kerodong hingga sore menjelang mandi pukul 19.00.

===============================================================================

Miltih, Solusi terbaik untuk menstabilkan birahi lovebird kesayangan anda, baik untuk dipergunakan setiap hari agar kondisi lovebird yang kita rawat selalu berada dalam kondisi prima 

Kegunaan :

  1. Meningkatkan kwalitas suara
  2. Meningkatkan stamina
  3. Sebagai pakan tambahan
  4. menstabilkan birahi

Cara pemakaian : berikan setiap hari, secara teratur dan dengan takaran yang cukup

Untuk jenis burung : Kenari, Lovebird, Pipit, Merpati, Parkit, Puter , Perkutut, dll

Menggunakan bahan : biji milet putih pilihan

==============================================================================

Haruka mempunyai karakter fighter yang kuat dan cenderung latah, begitu mendengar suara burung lain apalagi lovebird, ia bakal terus ngekek  atau bocor, oleh sebab itu,ketika didalam rumah ataupun saat penjemuran, burung harus benar – benar sendiri dan steril dari suara burung  lain.

“ Pernah suatu ketika, tetangga memelihara burung jenis tertentu, saat itu juga saya putuskan untuk membelinya, kemudian memindahkan ke tempat saudara yang letaknya agak jauh, dengan harapan ia ( Haruka ) benar – benar tunggal di rumah dan tidak ada jenis burung apapun disekitar “ ucap Hasan menambahkan.

Karena memiliki durasi ngekek yang panjang dan cenderung stabil ketika ditampilkan, Hasan mengaku harus pintar – pintar mengatur level birahi burung tersebut. Misalnya ketika burung menggigit jari tangan atau benda apapun yang kita masukan kedalam sangkar, maka bisa dipastikan level birahinya cukup tinggi.

Karena Haruka engkel ( sendiri tanpa untul/ Jodoh ) Hasan lalu menyetabilkan birahinya dengan cara diembun setiap habis sholat Shubuh atau sekitar pukul 05.00 – 06.45 pagi. Selain itu, cara lain untuk mengetahui level birahi Haruka ialah  dengan cara di turunkan setiap hari, entah itu di latber, latpres ataupun Ceriaa, dengan cara seperti itu Hasan mengaku lebih mudah mengetahui level birahinya.

“ Selain untuk mengontrol birahi, burung juga maunya turun tiap hari, kecuali hari Senin, karena Minggunya sudah lomba luar kota, Jokinya sudah capek duluan, mau tidak mau harus libur gantang “ ucap Hasan yang mengaku ada sekitar 2000 an trophy yang sudah dikoleksi gaconya tersebut.

Adi Chodot ( Kiri ) Joki Lapangan Lovebird Haruka

“ Pernah kita coba, 1 – 3 hari libur gantang, Haruka malah terlihat loyo, ketika tampil durasinya juga gak keluar dan cenderung ngedrop ” sahut Adi Chodot sang Joki lapangan.

Haruka yang kini berusia 2 tahun, mempunyai ciri khas nampil anteng di salah satu sudut pangkringan, ngekek panjang, ketika ambil nafas, biasanya ia lakukan sembari menyambungkan lagu dengan suara kapas tembak, habis itu ngekek lagi. Setingan untuk lomba juga tidak susah.

Sudah Saatnya Lovebird Tipe Fighter Mulai Naik, Maksimalakan Lovebird Anda Dengan Asupan Bio Fighter

“ H – 1 jelang lomba kita berikan EF jagung, ditambah 3 – 5 tetes Bio Fighter kedalam air minum, begitu juga pada saat memasuki rehat, ketika memutuskan untuk kmeblai diturunkan, maka sebisa mungkin terus memberikan EF jagung dengan cara disuapi  ” jelas Hasan.

Hasan mengungkapkan, kunci utama supaya Haruka bisa tampil prima adalah memakai sangkar dengan pola pangkringan plastik menyilang dan nempel, atas kurungan diberi semacam Plafon dari mika. “ Pernah kita coba menggunakan pangkringan kayu, malah tidak jalan dan setelah kembali pakai pangkringan plastik dia mau kerja seperti sedia kala,” tambahnya.

Lovebird mania yang punya masalah burung fighter kurang rajin dan gacor, bisa mencoba memberikan asupan Bio Fighter. Hal yang sama dilakukan Hasan dan beberapa Kicau Mania lainnya pemilik lovebird Fighter. Untuk pemakaian awal, bisa dilakukan tiap hari selama satu minggu. Berikutnya dilakukan beberapa hari sampai hari H lomba. Atau ingin bertukar pengalam dengan Hasan, Bisa kontak di Nomor WA 0852 4669 2948.