Peran Penting Sang Guru Vocal Untuk Calon Juara, Tips Memaster Burung

497

[doptg id=”8822″]

 

Bagi sebagian orang awam mungkin Burung Gereja atau penghoby kicau biasa menyebutnya dengan Burger tak memiliki harga jual. Selain jumlahnya di alam yang masih sangat banyak suara kicau yang terdengar monoton hanya beberapa lagu saja tidak menjadi daya tarik untuk awam. Burung yang sering kali bermain-main di atap-atap rumah ini juga tak memiliki warna yang menarik untuk menjadi burung hias, maka dari itu jarang sekali peminat. Dikenal sebagai burung pemakan biji-bijian di sebagian daerah justru burung ini di anggap hama padi. Populasinya yang terus bertambah karna cepatnya mereka berkembang biak menjadi ancaman bagi petani ketika musim panen mulai tiba. Kondisi tersebut membuat petani geram hingga memasang jaring untuk menangkapnya, dan menjualnya kepada pengepul yang nantinya akan di jual lagi untuk mainan anak-anak atau yang lebih sadis lagi mereka hanya dibasmi dan dibiarkan mati saja.

Namun itu hanya di sebagian daerah saja , untuk daerah perkotaan kini justru berbanding lurus semenjak maraknya dunia hoby kicau. Burung yang punya nama ilmiah Passer Domesticus ini kini menjadi perburuan para pencetak burung juara. Trend lagu Greja Tarung sangat marak di dunia gantangan, banyak sekali burung yang terlihat menjadi sangat mewah ketika membawakan lagu tersebut karna selain susah dibawakan suaranya cerecetan yang dibawakan dengan penuh penekanan tentunya akan lebih mencolok dibanding burung-burung lain ketika di gantangan. Pantas saja kini Burung Gereja mulai dicari untuk dijadikan guru vokal calon gacoan sekaligus menjadi tambahan koleksi kicauan di rumah.

Dengan demikian tentunya ikut menaikan harga Burung Gereja, untuk seputar Semarang saja harga anakan yang masih diloloh bisa mencapai 50ribu/perekor dan untuk yang sudah gacor bisa mencapai 250-300ribu tergantung tinggkat keunikan pembawaan lagu dan untuk yang sudah bisa mebawakan isian bisa mencapai angka 500ribu/ekor. Untuk burung pemaster tentunya yang dicari adalah suara asli dari burung tersebut, namun terkadang ketika memelihara dari loloh atau membeli burung yang dirawat dari loloh suara aslinya sudah sedikit berkurang dikarenakan ketika meloloh ada burung-burung lain di sekitarnya tentunya akan mudah masuk dan menguragi suara khas dan jika memelihara tangkapan liar tak akan segacor ketika di alam bebas. Pilihan yang sulit bukan? Tenang saja kami punya sedikit tips mudah memaster burung dengan suara alami dan tidah harus menangkap burung yang masih brada di alam.

*Tips yang pertama buatlah kandang khusus untuk menaruh burung yang akan dimaster diluar rumah anda, tentunya yang bisa melindungi calon gacoan anda dari predator.

*Tips yang kedua berikan saluran air seperti selokan yang mengelilingi kandang selain bisa untuk menghindari masuknya serangga seperti semut atau serangga lain, suara aliran air juga bisa menenangkan burung yang akan dimaster dan masteran pun akan lebih mudah masuk.

*Tips ketiga tebarlah biji-bijian yang disukai Burung Gereja di sekeliling kandang masteran yang dapat memancing burung turun dan makan di dekat kandang. Ketika kawanan burung turun untuk makan tentunya akan banyak sekali suara yang ditimbulkan seperti ketika mereka berebut makanan dan ketika ada beberapa burung sedang merayu pasangan akan mengeluarkan suara yang sangat indah dan berulang-ulang. Dengan banyaknya burung yang mengeluarkan suara tentunya akan mempermudah calon gacoan untuk memilih karakter suara yang cocok dengan suaranya dan ketika sudah mendapatkan suara yang senada dengannya tentu akan lebih cepat diserap. Suara masteran yang senada atau bisa dibilang frekwensinya cocok pasti akan lebih indah, merdu, dan jernih saat dibawakan sang gacoan.

*Tips yang terakhir adalah pemberian Vitamin dan kebutuhan nutrisi burung ketika dimaster. Dua hal tersebut sangatlah penting karena ketika burung dalam kondisi sehat tentunya akan lebih relax untuk menyerap masteran dan lebih cepat masuk. Sebagai vitamin harian berikan Ebod Vit dan Ebod Solution, Dua produk Ebod Jaya yang menjadi rekomendasi di saat burung masuk masa masteran karna ketika burung dimaster burung akan lebih banyak dikrodong. Untuk menjaga metabolisme tubuh agar tetap terjaga Ebod Solution menjadi pilihan yang paling tepat karena di buat dengan fomula alami yang difermantasi dengan proses dan diproses dengan alat-alat modern sangat di akuikhasiatnya dan tambahan Prebiotic Lactobacillus Sp untuk mencegah dan mengobati penakit pada calon gacoan saat masa masteran.

Suara crecetannya yang khas kini menjadi favorit untuk memaster tembakan pada burung kicau Untuk gacoan seperti Cucak Hijau, Kacer, Cendet, dan tentunya Murai Batu akan sangat mewah ketika burung-burung tersebut bisa membawakan suara Burung Gereja dengan sangat lantang. Pasti akan lebih menarik perhatian penonton dan juga juri ketika di arena lomba atau biasa dibilang gantangan. Begitu besar jasanya dalam membangun calon juara dan ketika gacoan sudah menjad juara. Peran penting sang guru vocal yang tak pernah tergantikan. Obbz/2/Desember/2016

Untuk rekan-rekan Kicaumania Semarang yang ingin diliput secara pribadi tentang perawatan, breeding, atau perawatan dan dimuat di http://www. mediaronggolawe. com bisa langsung menghubungi kami di:

No. Tlp : 089506441724
Email : [email protected] com
Salam Kicaumania.