Kategori
Breeding Profil

Penangkaran TTS BF Pangandaran Trotolan Selalu Ludes

Penangkaran TTS BF Pangandaran Trotolan Selalu Ludes

Terjun menjadi penangkar murai batu sejak 5 tahun lalu, menjadikan H. Tatang mempunyai banyak pengalaman, tentang problem yang terjadi pada indukan murai batu.

Banyak cerita yang ada pada para penangkar burung murai batu, banyak yang menjadikan penangkaran murai batu, lahan bisnis yang menjanjikan saat ini.

Memang benar, menjalankan penangkaran murai batu, tidak semudah membalikan telapak tangan, ada yang langsung lancar, ada juga yang menemui banyak kendala.

5 tahun lamanya menjalankan penangkaran yang berjumlah 18 pasang ini bukanlah hal yang mudah, namun demikian, dari hasil penangkaran, banyak juga yang sudah menuai kesuksesan. Tatang asal Bojongjati Rt 06/06, Kelurahan Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran adalah salah s atu sosok penangkar yang tergolong sukses dalam mengembangbiakan murai batu.

Ditemui pada kediamannya di Ds Bojongjati, pria yang masih aktif gantang burung murai batu ini memang salah satu sosok yang ulet dalam menjalani penangkaran yang sudah lima tahun beliau jalani dan tekuni.

Kesuksesannya saat ini bukan berarti tidak pernah menemui kesulitan, beberapa tahapan atau fase berhasil beliu lewati selama tiga tahun sebelumnya.

“Kalau menurut pengalaman saya, untuk pemula yang belum tergolong lama terjun di dunia breeding, biasanya akan langsung mendapatkan hasil yang baik, fase silit menurut saya ada pada tahun ke dua dan ke tiga,”ucap H. Tatang kepada Mediaronggolawe.id saat di sambangi di kediamannya, Selasa ( 19/2/2019 ) wilayah Pangandaran.

Menginjak tahun ke dua, baisanya indukan sudah mulai berubah karakter dan yang paling sulit biasanya ditemui pada tahun ke tiga yang semakin banyak kesulitan atau rintangan. Jika sudah melewati fase ke tiga, penangkar sudah boleh dikatakan lulus ujian.

H. Tatang Pangandaran, Pemilik Penangkaran Murai Batu TTS BF

“Ya pokoknya macem-macem kendala, jia ada di tahun ke dua dan tiga, ada yang Cuma telor aja tapi ga netas-netas, ada yang Cuma bikin sarang aja tapi ga telor-telor, ada yang susah kawin, pokoknya macam-macam lah, tetapi kalau selama tiga tahun itu bisa dilewatai, berarti penangkar sudah lulus ujian.”ujar H. Tatang menambahkan.

Dalam penghasilan ternak murai batu yang TTS BF Pangandaran lakukan, penangkar ini sudah bisa memproduksi trotolan sebanyak 25-30 ekor per bulan, banyaknya yang produksi, menjadi keuntungan tersendiri bagi TTS BF. Untuk Ring TTS BF kini juga sudah ditambah Ring APBN.

Untuk trotolan sendiri diakui H. Tatang S, belum sampai 2 bulan trotolan sudah ludes terjual di berbagai tempat, diantaranya Jakarta, Bogor, Bandung dan Pangandaran sendiri,”Alhamdulilah, saya kepengin pelihara satu aja dari hasil anakan sendiri, sampai saat ini belum bisa, karna terjual terus.”ucap H. Tatang.

Stok Pakan TROTOL Ebod Jaya Aman Hingga Satu Bulan Kedepan

“Sejak saya pakai Ebod Breeding, saya ga pernah temui kesulitan yang berarti lagi, indukan Alhamdulilah banyak yang lancar, kendalanya Cuma di mabung aja, sekarang jarang sekali telor yang tidak menetas, pokoknya setelah saya tau fungsi Ebod Breeding, penangkaran saya lancar sekali.”kata H Tatang.

“Nah kalau anakan saya saat ini sudah stok pan khusus trotolan cukup banyak, sekarang saya sudah mulai gunakan pakan lolohan TROTOL dari Ebod Jaya, ini nih stok pakan lolohan TROTOL saya, pokoknya stok aman,”ucap H. Tatang ssambil menunjukan pakan lolohan TROTOL yang ia miliki.

EBOD BREEDING dan pakan lolohan TROTOL adalah solusi terbaik para penangkar burung berkicau. EBOD BREEDING berfungsi sebagai vitamin indukan yang dapat merangsang agar indukan cepat birahi dan mampu merangsang agar indukan dapat memproduksi telur dengan baik dan menetaskan telur dengan sempurna, untuk pakan lolohan TROTOL juga sangat di anjurkan, pakan lolohan TROTOL dari Ebod Jaya sudah mempunyai nilai vitamin dan gizi yang kumplit untuk trotolan, maka dari itu, bagi penangkar yang belum pernah menggunakan kedua produk ini, sangat di rekomendasikan untuk mulai mencoba sekarang juga.