PCMI Kudus – Pleman Belum Insyaf

134

PCMI Chapter Kudus Kumpul Titik

Kudus – Burung kecil satu ini yang hidupnya suka berkoloni akan kita bahas, yaitu Pleci. Burung yang berbeda-beda jenis serta mempunyai banyak ragam jenis, kelebihan serta kekurangan tiap daerah memang menjadi ciri khas dari burung tersebut. Pleci dakun alias dada kuning mata putih asli gunung Muria memang masih jadi primadona di kalangan perlombaan Pleci. Burung asli gunung Muria dengan roll tembak serta materi yang panjang ditambah power suara yang ngristal membuat burung satu ini digandrungi para penggemar Pleci nusantara.

Koloni PCMI Chapter Kudus Berhasil Raih Juara

Komunitas Pleci Kudus terbentuk sudah dari tahun 2014. Ikut tergabung dalam naungan Pleci Mania Indonesia, PCMI chapter Kudus pun banyak ikuti para Pleman, lebih dari 300 anggota pun terjun dalam anggota yang di ketuai oleh mas Budi. Terbentuknya komunitas ini memang sebagai wadah berkumpulnya Pleman serta sebagai tempat sharing perawatan agar dapat moncer. Demi tetap adakan Pleci di lingkungan latihan sore pun tak mudah, pasang surutnya dunia Pleci di perlombaan burung nasional menjadi salah satu faktor turunnya Pleci di tiap perlombaan. Namun mas Budi bersama rekan-rekan PCMI chapter Kudus pun masih setia mengangkat nama Pleci dalam dunia kicau. Dia masih menargetkan bahwa di kemudian hari di Kudus tempatnya barometer Pleci nasional, harus bisa eksis lagi dalam lingkup yg kecil dulu jika sudah berhasil menPlecikan Kudus kembali, anggota PCMI chapter Kudus bertekad Pleci akan ada di lomba-lomba tingkat nasional lagi.

Ebod Strong Bikin Pleci Jadi Jeplak-Jeplak

Mas Budi juga terangkang cerita unik yang tak terlupakan, yaitu pada saat anniversary PCMI chapter Kudus dibarengi hujan lebat namun antusias para penggantang masih semangat itulah yang membuat mas Budhi serta anggota yang lain juga tetap semangat untuk menggairahkan Pleci kembali. Mas Budi juga ungkap rahasia dalam mencetak-mencetak amunisi papan atas, dengan perawatan harian yang rutin ditambah Pleci yang memang membutuhkan doping tinggi, mas Budi selalu gunakan pakan voer Ronggolawe halus serta untuk vitaminnya dia gunakan Ebod Strong untuk menambah stamina serta kekuatan tarung data lama agar tak oncling amunisinya.