Om Fadli Blend – Best Crew BF, Tempe Kunci Suksesnya Menangkarkan Murai

88
elain menangkarkan Om Fadli Blend juga aktif berlomba, salah satu burung kawalnya milik H David Al Maliki berhasil menjadi juara 3 di kelas utama Murai Batu Ring tiket 400rb.

“Saya termasuk beruntung, banyak referensi dan banyak teman untuk bertanya. Belum genap satu tahun saya menangkarkan murai saat ini sudah ada berhasih, masing-masing sudah ada empat generasi anakan yang berhasil dari dua indukan. Dukungan dan suport dari istri juga sangat bertarti, istri mau bergantian bantu meloloh dan merawat burung di kandang ternak” ujar om Fadli.

Anakan terakhir, 4 ekor piyikan dari trah ekor andalanya.

Awalnya hanya mencoba, karena melihat lahan kosong di samping rumahnya akhirnya ia manfaatkan untuk membuat dua sangkar ternak murai. Indukan jantan, satu dia rawat dari trotol dan satunya beli dari teman yang kebetulan burung prestasi. Untuk betina dia dapat dari om Andri Sanjaya “Bendel” yang kebetulan mempunya banyak link penangkar murai. Proses penjodohanya termasuk cepat, hanya seminggu keduanya sudah berjodoh.

“Proses penjodohan termasuk mudah, biasa dengar dari beberapa temen agak susah penjodohanya. Tapi susahnya pas sudah nelor, beberapakali zonk. Ngga mau netes. Namun sekarang alhamdulillah sudah bisa berhasil. Awalnya iseng ngobrol sama om Oesman walau dia bukan penangkar saya yakin banyak pengalaman yang bisa di bagi karena saya tau dia banyak bergaul sama penangkar” ujar om Fadli

Melalui om Mandor Urip akhirnya kenal dengan om Oesman, yang walau bukan penangkar tapi banyak bersosialisali dengan para penangkar. Sebagai orang Ebod sudah tentu disarankan untuk menggunakan produk ebod jaya, Ebod Breeding yang sudah memang sudah terbukti. Selain itu om Oesman juga menyarankan untuk jangkrik dikasih makan tempe. Karena kita ketahui dari hasil penelitian tempe sangat kaya akan protein karena reaksi dari jamur tempenya tersebut. Protein sangat penting untuk proses pembentukan telur.

Saat ini untuk jangkrik om Fadli mempuny dua tempat, jangkrik yang dia beli tidak langsung diberikan untuk makan. Namun ia karantina dulu dengan umpan tempe tadi. Hal itu juga untuk menjaga supaya jangkrik yang diberikan untuk pakan ternak juga steril. Menurut om Fadli kita tidak tahu apa yang dimakan oleh jangkrik dari peternak.

Hasil pengangkaran yang menjadi juara di lomba Trektek PIALA INDONESIA 3

“Alhamdulillah anakan sudah ada yang juara di Piala Indonesia di lomba Trek Tek yang diadakan oleh APBN. Keren inovasinya bikin para pengkar jadi semangat. Seperti saya yang baru bergabung. Cuma harga ringnya lumayan mahal sekarang 50rb per bijinya, tapi kalo lombanya rutin diadakan wajib ring nggapapa juga si. Saya juga baru di APBN, banyak yang saya dapat disana, belajar pengalaman dari peternaklain yang sudah sukses” ujar Om Fadli yang lebih semangat setelah bergabung dengan APBN.

Salah satu induakan andalan dengan jantan ekor 25cm.