Obrolan bersama kang haji Didim Dimyati ketum Bandung Raya (BR team)

53


Media ronggolawe.id – Lelaki yang biasa akrab dipanggil kang haji Didim Dimyati ini Awalnya Cuma iseng piara burung buat bunyi-bunyian saja dirumah. Murai pertama yang saya beli jenis murai medan , memang lagu dan materinya banyak jadi suaranya enak buat dinikmati, pernah saya gantang di acara latber lokalan lumayan pernah mendapat kan hatrik 3 kali juara berturut turut. Baru satu tahun terakhir ini saya mulai aktif lomba, apalagi setelah bertemu teman teman dan membentuk Bandung Raya team

Saat ini kang haji didim telah memiliki banyak jagoan seperti Mr Popeye, Las Listrk, Turangga dan yg lain2nya keseharianya dirawat oleh joki ricard “Mr.popeye tembus di event nasional, dan juara di event2 nasional lainya hanya dengan menggunakan pakan voer nanjung 105 dan ef jk seperlunya

Terus berlanjut tidak hanya bermain di lapangan kang haji didim ini juga memanfaat lahan belakang rumahnya untuk ternak murai. Saat ini ada dua puluh pasang indukannya.
Termasuk bertangan dingin dari ke dua puluh pasanganya hanya dalam waktu satu bulan dari masa penjodohan semua nya telah berproduksi menghasilkan trotolan. Untuk indukan pak haji didim tidak mengambil asal indukan saja. Untuk pejantan semua dia ambil dari burung berprestasi.

“Memang indukan yang ada semua baru ber prestasi lokalan saja disekitar Bandung. Om ricard yang selalu merekomandasikannya, karena dia yang lebih tau. Dia yang rajin mencari info burung-burung juara untuk materi indukan saya. Begitu pula untuk betina kita ambil dari indukan trah dari penangkar sekitaran Bandung dan Cirebon. Jadi bisa sampai seperti sekarang ini semua berkat dukungan tim yang solid” ujar kang haji didim memuji semua anggota timnya “Bandung Raya team”

Untuk indukan memang dipilih tidak hanya yang juara dah trah saja, om ricard juga memperhatikan soal postur atau katuranganya. Karena menurutnya itu sangat penting.
Seperti yang disampaikan kang haji didim . Mereka sadar bahwa timnya baru di dunia perburungan, jadi belum banyak dikenal orang. Oleh karenanya soal katuranggan sangat penting untuk penjualan trotolan nantinya. Indukan dengan katurangan yang bagus biasanya akan menghasilkan trorolan yang bagus pula. Karena yang pertama dilihat setiap orang membeli trotolan salah satunya satunya adalah katuranganya, kecuali yang sudah punya nama karena anakan yang sebelumnya sudah berhasil atau indukanya dari juara yang terkenal.

“Jadi kalo indukan yang bagus kita harapkan nanti trotolannya juga bagus. Apalagi semua trah juara walau Cuma di sekitaran Bandung saja, tapi nantinya diharapkan promosi dari mulut kemulut oleh bekas yang punya burung-burung juara yang saya jadikan indukan akan membuat penangkaran kita dikenal orang” kang haji dim menerangkan.

Saat ini penangkaranya sudah terdaftar sebagai penangkar APBN karena menurutnya sangat menguntungkan, didukung lomba dengan kemasan yang bagus dari Ebod Jaya dan juga para penangkarnya yang selalu kompak untuk terutama untuk Korwil Bandung. Oleh para pengurusnya yang selalu aktif APBN Korwil Bandung membuka kerja sama dengan semua EO Bandung untuk membuka kelas Murai Batu Wajib Ring APBN pada event-event specialnya.
NB: foto hanya sebagian kecil hasil tangkaran kang haji Dim
Sumber Nagara

Nama asli saya Andi irawan study di ITB angkatan 92 Kelahiran saya bandung 11-09-1969