Nyaris Ngekek Tanpa Jeda, dengan 50 jt, Berpindah Tangan Ke Alka Jaya SF Tegal

279

Mediaronggolawe.id – Lagi-lagi lovebird masih menjadi burung favorit. Meskipun gosip harga lovebird akhir-akhir ini mengalami penurunan, tetapi tidak demikian dengan lovebird yang ngekek dengan durasi di atas satu menit, bahkan lebih. Harga lovebird dengan harga jutaan masih saja diminati penggemarnya. Tidak heran jika dalam suatu even besar bermunculan burung-burung yang ngekek dengan durasi hitungan menit. Artinya persaingan lovebird masih saja ketat, dan perburuan masih dilakukan.

Tegal – Mojokerto Jawa Timur bukan lah jarak yang pendek. Namun karena keinginan untuk memiliki lovebird dengan kekekan berdurasi panjang sangat besar, jarak ratusan km tidak menjadi penghalang. Adalah Alka Jaya SF dari Tegal, yang dipandegani Mr. Alka,   dengan mahar 50 jt, ngluruk sampai Mojokerto untuk mendapatkan si “Oblax”, burung lovebird dengan tipikal semi-konslet.

Keinginan untuk memiliki “Oblax”, karena Alka Jaya SF ini mempunyai perawat burung / joki yang handal. Om Jiwog namanya. Joki yang setiap sore berdagang sate kambing di seputar pasar Pagongan Tegal. Di tangan Om Jiwog, 34 tahun, diharapkan kemampuan “Oblax” bertambah, setidak-tidaknya sama dengan sebelum di take over.

Ketika penulis bertemu Om Jiwog, “Oblax” sedang diujicoba di latber Sampurna BC Tegal. Dua sesi yang diikuti, ke duanya dimenangi “Oblax”. Sesi pertama, durasi burung hanya mendapatkan empat stik merah, yang artinya durasi 60”. Namun hanya jeda antara dua-tiga detik, burung kembali ngekek. Kembali empat stik warna. Dengan jeda sekitar 2-3 detik, kembali burung ngekek, demikian seterusnya. Di sesi yang ke dua, “Oblax” menunjukkan kemampuan yang sama dengan kerja burung ketika sesi pertama.

Menurut Om Jiwog, burung belum pada top performance, ketika burung belum berpindah tangan, durasi burung mencapai dua menit lebih dengan jeda kurang dari lima detik. “Ini adalah tugas saya untuk mengembalikan “Oblax” ke top form nya.”, kata Om Jiwog..

Perawatan sebelum berpindah ke Tegal, burung bersama kuntulannya ditaruh di kandang kotak. Setiap pagi diembunkan tanpa dijemur. Burung dibiarkan terbuka, tanpa kerodong. Sedangkan untuk persiapan kontes/ lomba, sehari sebelumnya burung bersama pasangannya dipindahkan ke sangkar lomba, sesampai di tempat lomba, kondisi burung dibiarkan terbuka tanpa kerodong (=diablak-red). Satu jam sebelum turun ke lapang, untuk meningkatkan penampilan  “Oblax”, diberikan Bio Fighter vitamin produk Ebod Jaya, lima tetes langsung ke paruhnya. Satu sesi sebelum turun ke lapangan, dipisahkan dengan pasangannya, selanjutnya burung diberikan sayuran kangkung. Dengan masih dalam keadaan terbuka, burung dibawa ke lapangan. Siap ditarungkan. (yus-tegal)