Murai Batu Tjokro, Burung Ring PRM Subang Sang Peraih Mahkota Raja – Piala Raja 2018

247

Sudah saatnya Beralih ke Pakan Dengan Kulitas Premium

Gelaran Piala Raja 2018 (24/9) di Taman Candi Pramabanan, menyisakan cerita yang tidak mudah dilupakan. Salah satunya dirasakan oleh Candra, Indra  & Rahmat Murai (Anni Bakery Karawang ). Turun apa adanya dan hanya mengandalkan kualitas jagoan, murai batu Tjokro yang tergolong berusia muda ( 2 kali mabung ) tidak disangka sukses mengukir prestasi di gelaran paling prestis Tanah Air tersebut, bahkan Tjokro digadang – gadang sebagai satu – satunya burung asal Karawang yang berhasil memboyong trophy Mahkota Raja.

Candra & Indra ( Anni Bakerry Karawang )

Di Piala Raja 2018, Anni Bakerry yang berstatus pemula dan bukanlah siapa – siapa, tidak mengenal siapapapun, apakah Panitia maupun team juri. Candra, benar – benar hanya mengandalkan kondisi Tjokro yang baru kelar mabung, gaconya untuk turun dikelas Murai Batu Ring Maharaja, Prameswari & Pariwisata.

Hadirnya sejumlah nama besar & langganan juara, di Piala Raja 2018 menjadikan persaingan menuju puncak podium berlangsung cukup ketat. Anni Bakerry yang masih pemula, khususnya di blok tengah bahkan sama sekali tidak diunggulkan, perasaan minder dan kurang percaya diri sempat menghinggap, terutama saat penilaian kelas murai batu ring Maharaja berakhir, Tjokro yang menempati gantangan no 23 sama sekali tidak dirilik.

Penampilan Murai Batu Tjokro Di Kelas Ring Maharaja, Piala Raja 2018

“ Burung kerja lumayan, tapi sama sekali tidak dilirik, sempat kecewa dan sedikit pesimis untuk melanajutkan perlombaan, padahal 2 lembar tiket, masing – masing murai batu ring Prameswari & Pariwisata masih digenggam “ ungkap Candra waktu itu kepada Mediaronggolawe.Id.

Kelas berikutnya ( murai batu ring Prameswari ), Tjokro yang menempati gantangan no 3 tampil lebih edan, suara tonjolan kasar – kasar, gayanya juga mantap di pangkringan atas, sambil terus menerus nembak, den