Murai Batu Tjokro, Burung Ring PRM Subang Sang Peraih Mahkota Raja – Piala Raja 2018

286

Sudah saatnya Beralih ke Pakan Dengan Kulitas Premium


Gelaran Piala Raja 2018 (24/9) di Taman Candi Pramabanan, menyisakan cerita yang tidak mudah dilupakan. Salah satunya dirasakan oleh Candra, Indra  & Rahmat Murai (Anni Bakery Karawang ). Turun apa adanya dan hanya mengandalkan kualitas jagoan, murai batu Tjokro yang tergolong berusia muda ( 2 kali mabung ) tidak disangka sukses mengukir prestasi di gelaran paling prestis Tanah Air tersebut, bahkan Tjokro digadang – gadang sebagai satu – satunya burung asal Karawang yang berhasil memboyong trophy Mahkota Raja.

Candra & Indra ( Anni Bakerry Karawang )

Di Piala Raja 2018, Anni Bakerry yang berstatus pemula dan bukanlah siapa – siapa, tidak mengenal siapapapun, apakah Panitia maupun team juri. Candra, benar – benar hanya mengandalkan kondisi Tjokro yang baru kelar mabung, gaconya untuk turun dikelas Murai Batu Ring Maharaja, Prameswari & Pariwisata.

Hadirnya sejumlah nama besar & langganan juara, di Piala Raja 2018 menjadikan persaingan menuju puncak podium berlangsung cukup ketat. Anni Bakerry yang masih pemula, khususnya di blok tengah bahkan sama sekali tidak diunggulkan, perasaan minder dan kurang percaya diri sempat menghinggap, terutama saat penilaian kelas murai batu ring Maharaja berakhir, Tjokro yang menempati gantangan no 23 sama sekali tidak dirilik.


Penampilan Murai Batu Tjokro Di Kelas Ring Maharaja, Piala Raja 2018

“ Burung kerja lumayan, tapi sama sekali tidak dilirik, sempat kecewa dan sedikit pesimis untuk melanajutkan perlombaan, padahal 2 lembar tiket, masing – masing murai batu ring Prameswari & Pariwisata masih digenggam “ ungkap Candra waktu itu kepada Mediaronggolawe.Id.

Kelas berikutnya ( murai batu ring Prameswari ), Tjokro yang menempati gantangan no 3 tampil lebih edan, suara tonjolan kasar – kasar, gayanya juga mantap di pangkringan atas, sambil terus menerus nembak, dengan volume tembus hingga terdengar sampai keluar lapangan. Hasilnya ia didaulat menjadi juara ke 3 dan menggungguli Dahlia 46 milik Sien Ronny, Bintang Asmara andalan Angga Stay Cool serta Rancak jagaan Rudy Oasis.

Prestasi ini makin menegaskan, murai batu muda hasil ternakan PRM Subang mampu menampilkan perform terbaik meski dikerumuni burung – burung mapan dan memiliki tradisi juara yang kuat di Piala Raja ala PBI.

Hebatnya lagi, meski masih berusia 22 bulan, Tjokro ternyata sudah mengukir sejumlah rekor mengagumkan, diantaranya jawara di Piala Gunung Jati Cirebon, Piala Kota Angin Cup, Piala Kang Dedi Mulyadi, Piala Presiden Jokowi, Piala Indonesia dan lain sebagainya.

Rahmat Murai Sukses Orbitan Tjokro

Menurut Candra, penampilan stabil yang ditunjukan MB Tjokro memang tidak terlepas dari tangan dingin seorang Rahmat Murai, sedari berusia piyik, Rahmat Murai telaten merawatnya, mulai dari pemasteran, sampai menemukan setingan lapangan yang pas buat Tjokro.

“ Rahmat Murai, seseorang yang sangat jeli melihat bakat – bakat alami burung murai batu, termasuk Tjokro, dikediamannya Beliau memelihara puluhan murai batu, mulai dari bahan lapangan dan siap kontes, meski begitu ia tetap fokus merawat Tjokro sampai bisa seperti ini “ tambah Candra.

Prestasi gemilang yang diukir Tjokro di kontes akbar Piala Raja, tentu makin memacu semangat  Candra untuk kembali menurunkan jagoan Mereka di berbagai even bergengsi berikutnya, seperti Piala Panglima TNI, 7 Oktober mendatang di Bogor, Ji Rico Cup Lampung dan lain – lain.

Agenda Lomba Burung Area Jabodetabek Pekan Ini 

Candra mengaku tidak memasang target tinggi di gelaran – gelaran berikutnya, “ Seperti yang sudah – sudah, ketika memutuskan untuk turun, Kami tidak pernah pasang target, namun lebih mengalir begitu saja, kemungkinan besar, lawan – lawan yang bakal dihadapi di ajang berikutnya bakal jauh lebih hebat “ ucap Candra mengahiri pembicaraan.

Daftar Juara Piala Raja 2018 :

Daftar Juara Piala Raja- 19, Lapangan A – D, Minggu 23 September 2018