Murai Batu Stoet Bogem Siap Menang Siap Kalah di Piala Ngapak II

15

Murai Batu Stoet Bogem Siap Menang Siap Kalah di Piala Ngapak II

Stoet Bogem, nama murai batu milik H. Taufik BBF Banjarnegara. Salah satu murai batu terbaik milik H. Taufik yang saat ini kerjanya sedang bagus dan sangat menggugah selera juri untuk memperhatikan kinerja burung murai batu ekor panjang ini.

Sebagai murai batu yang mempunyai kinerja bagus, tentu H. Taufik tidak akan mendiamkan Stoet Bogem begitu saja, event-event besar setingkat Nasional sudah dijadwalkan oleh sang pemilik, untuk kembali menjajal kemampuan Stoet Bogem.

Dalam penjajalan yang kebeberapa kalinya, Stoet Bogem kembali dijajal oleh sang pemilik dievent Gebyar Ramadahan Logawa pada Minggu ( 26/5/2019 ), dievent ini Stoet Bogem kembali merajai salah satu kelas dan berhasil duduki podium satu.

“Stoet Bogem memang lagi saya mainkan terus, biar saya latih terus, nanti kalau pas ketemu event besar Stoet Bogem udah makin biasa. Makanya itu event-event sekala Nasional sudah saya pertimbangkan untuk diikutkan, siapa tau sesuai harapan,”ucap H. Taufik.

Piala Ngapak II adalah salah satu event yang dinantikan banyak Kicau Mania, termasuk para pemain-pemain Kicau Mania lawas dan ternama seperti H. Taufik. Event Piala Ngapak II yang akan dihelat pada Minggu ( 7/7/2019 ) di Alun-Alun Banyumas, akan menjadi ajang pembuktian murai batu Stoet Bogem.

Murai Batu Stoet Bogem Siap Menang Siap KAlah di Piala Ngapak II

Menjadi burung yang bagus, tentu penampilan Stoet Bogem di Piala Ngapak II akan menjadi penantian para KIcau Mania yang sudah faham dengan Stoet Bogem. Diprediksi Stoet Bogem akan dipantau banyak Kicau Mania.

“Insya Allah, Stoet Bogem akan diturunkan di Piala Ngapak II, itu juga kalau tidak ada halangan, yang penting kami akan terus mencoba Stoet Bogem agar semakin bagus kedepannya, yah, mudah-mudahan saja di Piala Ngapak II kerjanya bagus,”punkas H. Taufik.

Piala Ngapak II akan kembali digelar dengan kemasan yang sangat mengejutkan, yakni semua kelas LOSGAN, selain itu tidak semua kelas menggunakan wajib Sangkar Ebod Jaya, kecuali kelas APBN dan kelas Nanjung 105. Maka dari itu, event kolosal ini sudah dipastikan akan menjadi ajang pertempuran sengit burung-burung papan atas, namun tidak menutup kemungkinan, Kicau Mania akar rumput akan membikin gebrakan disini.