Mr. Asep KMB Pemilik Murai Batu Petir

Mr. Asep KMB, sangat bangga terhadap prestasi  murai batu Petir selama ini. Murai batu Petir sudah malang-melintang dalam berbagai latber dan latpres di wilayah pantura Subang. Prestasi terbaiknya adalah meraih juara terbaik di Patung Semar Cup 1.

Kabar kemonceran murai batu Petir, nampaknya terdengar hingga ke sejumlah kota. Beberapa pemain murai batu di Bandung, Karawang, Purwakarta, bahkan Tangerang dan Jakarta datang menghampirinya. Semuanya ingin meminang murai batu Petir.

Harga penawaran pun bervariasi mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Mr. Asep memang kebanjiran tawaran, namun hingga kini dia masih ingin menikmati aksi-aksi murai batu Petir. Saat ini dia belum berfikir untuk menjualnya.

Jika Anda cermati, persaingan murai batu paling ketat selalu terjadi disetiap event. Burung-burung debutan baru pun sering meraih juara. Meski demikian, beberapa jawara lawas tetap mampu mempertahankan prestasinya, misalnya murai batu Petir milik Mr. Asep.
Karena banyaknya murai batu berprestasi, nama Petir sering luput dari pemberitaan. Padahal, seperti ditegaskan Mr. Asep, Jagoannya ini hampir tiap pekan moncer di lapangan, terutama sejak beres mabung bulan lalu.

Begitu bulu – bulunya kering, Mr. Asep  langsung mencobanya di latberan di Gantangan Ronggo Enterprise, dan berhasil raih juara satu.

Perawatan sederhana murai batu Petir.

Menurut Mr. Asep , Petir  merupakan murai batu simpanan lamanya. “Sudah empat tahun ini Petir di tangan saya,” ujarnya.

Cukup lama di istirahatkan, dan hanya sesekali turun di event besar, kini Petir mulai kembali ke performa terbaiknya. Serangkaian prestasinya dalam dua bulan terakhir ini membuktikan hal itu.

Bahkan seiring bertambahnya umur, materi irama lagunya juga makin komplit. Petir punya isian yang terdiri atas lagu – lagu burung kecil seperti burung madu ( kolibri ), kenari, dan burung gereja tarung, tembakan ciblek dan tonjolan dari burung cililin, cucak jenggot, lovebird, dan siri-siri.

Perawatan murai batu Petir relatif sederhana. Hari Senin, atau sehari pasca lomba, burung sejak pagi sudah dimasukkan ke kandang umbaran yang panjangnya sekitar 6 meter.

“Kandang umbaran menjadi sarana mengendurkan otot-ototnya setelah turun ke lapangan. Hari berikutnya, burung masih di kandang umbaran. Jadi, dua kali seminggu diumbar,” jelas Mr. Asep.

Mandi hanya dilakukan dua hari sekali. Adapun penjemuran dilakukan setiap pagi dengan durasi tidak lebih dari 2 jam.

Setiap hari, Petir diberi full kroto segar, plus jangkring masing-masing 5 ekor pada pagi dan sore hari. H – 1 menjelang lomba ditambah 3 Ekor plus 5 tetes Strong Murai ke tempat minumnya dan dikasih 10 ekor ulat hongkong saat di lapangan,” ungkapnya.

Strong Murai Premium Quality For Extra Power

Melalui perawatan sederhana inilah, murai batu Petir stabil di jalur juara. Mr. Asep selama ini mempercayakan suplemennya memakai Strong Murai setiap mau lomba karena Strong Murai burung bisa tampil maksimal ketika bertarung di lapangan.

 

Pentingnya mensyukuri apa yang kita punya, karena kemewahan didunia ini tidak akan ada habisnya.