Murai Batu Cleon – Ditangan Om Pace Ade Bisa Main Dua Gaya “Alim” Bisa, “Nakal” Bisa

170
Cleon dan koleksi trophynya

Cleon, diumur yang tergolong muda murai batu ini sudah terbilang mapan. Beberapa bulan terakhir jarang meleset, setiap dibawa lomba selalu tembus juara atau minimal nominasi. Walaupun demikian Om Pace Ade terbilang sabar, memiliki jagoan yang sering juara tidak membuatnya memaksa Cleon untuk lomba sesering mungkin. Cleon maksimal hanya main satu minggu sekali, terkadang hanya dua minggu sekali.

Cleon – Juara Angpao Bird Competition di Marlay

“Cleon masih muda baru dua kali mabung, perjalananya masih panjang makanya tidak saya geber. Main hanya seminggu atau kadang bisa dua minggu sekali. Sekalinya main di event special saja, minimal latpres” ujar Om Pace Ade.

Dari segi materi, dan gaya Cleon terbilang istimewa. Hal itu didukung pola rawatan dan pemasteran yang istimewa, jalak suren, cucak jenggot, siri-siri dan srindit selalu mendampingi Cleon sehari-hari sebagai masteran. Selain itu juga Om Ade selalu menyetel Mp3 dengan lagu masteraran yang berganti-ganti. Cleon didapatnya dari sesama rekan KMGKB2. KMGKB2 adalah komunitas kicau mania yang bertempat tingal dalam lingkungan Griya Kota Bekasi 2. Tim kecil tapi kompak dengan dasar kekeluargaan yang  kuat menurut Om Ade. Seperti Cleon walaupun milik om Ade tapi semua merasa memiliki dan mau merawatnya, kesibukan pekerjaan membuat Cloen terkadang harus dititip ke teman.

”Sekarang gantangan murai semakin ramai, tapi banyak yang memelihara murai batu asal saja, tanpa didukung pola master yang baik. Banyak saya lihat burung sebenarnya bagus tapi lagunya kurang bervariasi biasanya karena kurang masteran. Menurut saya apabila dari trotol murai sudah dimaster dengan banyak variasi masteran akan sangat bagus jadinya, akan lebih ngunci lagunya. ” ujar Om Ade mengomentari semakin ramainya gantangan murai batu.

Salah satu masteran – yang juga menjadi salahsatu andalan lagu tembakan Cleon

Untuk rawatan harian Cleon terbilang mudah, seperti murai pada umumnya. Karena kesibukanya pemberian jangkrik hanya pada malam hari. Hal itu karena setiap pagi setelah subuh, Om Ade sudah harus berangkat untuk menghindari kemacetan.

“Mungkin itu yang membuat Cleon aman birahinya, main nagen satu tapi titik tetap bongkar isian. Namun kadang kita yang nonton jadi kurang greget lihatnya. Minimal lompat kanan kiri ngejar lawan, nyangkul sujud-sujud biar lebih enak lihatnya” ujar Om Ade

Setelah mencoba beberapa setingan, akhirnya saat ini Cleon dapat diseting dengan dua gaya main. Duduk nagen atau lebih ngotot, lompat kanan kiri dan sujud-sujud dengan materi materi lagu khas Cleon ngeroll nembak. Om Ade berbagi setingan sebagai berikut :

Harian

  • Jangkrik rutin pagi dan sore/malam 5-5
  • Setiap hari wajib kroto satu sendok kecil (sedikit saja)
  • Umbar seminggu tiga kali (running) saat mau turun lomba minimal istirahat 2hari
  • Mandi tidak wajib, yang penting sebelum lomba harus mandi terlebih dahulu.
  • Vitamin rutin seminggu dua kali.

Rawatan lomba :

  • H-1 JK dinaikan menjadi 10-10, UH 5-5, sampai hari H pagi 10
  • Setiap turun sesi JK 5 (Cleon biasanya akan main nagen), apabila ingin main lebih ngotot mau geser kanan kiri sambil sujud-sujud hanya perlu ditambah UH 5ekor yang putih setiap 3 sesi sebelum turun lomba.
  • Hari H tidak perlu kroto sampai esok harinya (H-1).
  • Saat dilapangan Cleon harus dijauhkan dari burung lain karena biasanya akan tempur dibawah. Apabila lapangan ramai maka Cleaon akan selalu disimpan didalam mobil untuk meredam suara burung lain.

Cleon salah satu burung yang stabil, terbukti saat ini mengikuti Liga KMBB dan masih bertahan berada di posisi pertama klasemen sementara. Liga dengan sistim poin, setiap burung juara akan mendapat poin berdasarkan event dan juaranya.

“Intinya konsisten, rawatan jangan dirubah-rubah. Umbar, EF, Vitaminnya konsisten biasanya burung akan stabil. Vitamin minimal seminggu dua kali, ukup Ebod Vit yang gampang dicari. EF ketolong Nanjung 105, karena pekerjaan harus berangkat pagi sehabis subuh Cleon lebih sering kena jangkrik sehari sekali waktu malam saja. Namun dari pake Nanjung Cleon tetap terlihat vit walau EF nya berkurang dan waktu diseting untuk main nakal gaya sama bongkaranya jadi lebih keren” kata Om Ade.

Untuk jemuran Cleon sebisa mungkin tetap harus tetap kena panas, Cleon disimpan Om Ade di teras belakang.

“Walaupun tidak kena panas matahari langsung, minimal tetep terkena radiasi panasnya. Tau sendiri cuaca Bekasi, meskipun di teras panasnya tetap terasa jadi ketolong kondisi Cleon bisa tetap stabil. Setiap Sabtu dan Minggu saat libur wajib di jemur, saat tidak turun lomba” ujar Om Ade.