Mas Paijo Pemilik Murai Batu Arjuna

Cara merawat murai batu juara memang gampang-gampang susah. Selain tergantung dari kualitas materi burungnya, sang pemilik atau perawat juga harus memahami karakter dari setiap individu murai batu tersebut. Kali ini Mas Paijo dari Semar Sf  Purwadadi, akan berbagi tips tentang cara merawat murai batu hingga moncer di lapangan. Selama ini mas Paijo dikenal spesialis pengorbit murai batu juara.

Arjuna salah satu murai batu yang kerap menjadi juara di setiap event adalah murai batu milik Mas Paijo, kini nama Mas Paijo makin dikenal di dunia perburungan khususnya wilayah Subang dan sekitarnya.

Prestasi Arjuna sudah sangat lama terukir, hingga kini Arjuna masih menunjukan eksistensinya di kelas murai batu. Salah satu andalan yang sering dibawakan Arjuna di lapangan yaitu isian Cililin di sambung lagu gereja dan tembakan cucak jenggot dengan volume keras. Fantastisnya, diakui Mas Paijo, burung gacoannya ini pun pernah dilamar senilai Rp 100 juta namun tidak ia lepas.

Rahasia perawatanArjuna yang dilakukan Mas Paijo? Ternyata rahasianya terbilang simple, untuk perawatan hariannya, tiap pagi Mas Paijo kerap menjemur Arjuna sekitar pukul 08.00 selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu ia pun memberikan Arjuna jangkrik sebanyak 5 ekor dan kroto 1 cepuk. Lalu, sekitar pukul 10.00 burung pun dipindah ke tempat teduh, dan biarkan selama 10 menit baru dikerodong. Setelah itu, sekitar pukul 16.00 burung beri jangkrik 5 ekor, dan kemudian dikerodong kembali hingga menjelang pagi.

Yang perlu diperhatikan, kata Mas Paijo, untuk proses mandi sendiri bisa dilakukan 2 hari sekali. Selain itu, pemasteran dilakukan setiap hari dan biasanya diberi materi master dengan burung lovebird, kenari, greja dan cucak jenggot. Yang tak kalah penting, jagalah kebersihan sangkar, tujuannya agar sangkar yang dihuni burung tidak terdapat bakteri yang dapat menimbulkan penyakit dan kematian pada burung, untuk itu sangkar wajib dibersikan setiap hari.

“Air minum juga wajib kita ganti setiap hari dengan yang baru. Arjuna terkadang ditenggar dengan panjang tenggaran 4 meter dan biasa dilakukan 2 hari sebelum turun lomba,” tutur Mas Paijo.

Selain itu, untuk perawatan lomba, dikatakan Mas Paijo, H-3 rawatan tetap sama seperti hari biasa, namun burung wajib diisolasi. Saat H-2, extra fooding jangkrik dinaikkan menjadi pagi 10 ekor dan sore 10 ekor jangkrik dan juga dikasih 5 tetes Strong Murai kedalam air minumnya, tanpa mandi full kerodong.

“H-1 jangkrik dinaikkan lagi menjadi 10 ekor pagi dan kroto full cepuk kemudian 5 ekor di sore hari. Dan saat hari H, sebelum berangkat ke lapangan, burung sebaiknya dimandikan dan diberi jangkrik 7 ekor, ulat hongkong 5 ekor dan 5 tetes Strong Murai kedalam air minumnya lalu dikerodong dan siap menuju lapangan,” ujar Mas Paijo.

Strong Murai Formula Ampuh Untuk Burung Ocehan

Pemberian Strong Murai untuk menjaga stamina si burung supaya bisa tampil maksimal ketika bertarung di lapangan. Karena Strong Murai diracik khusus mengandung multivitamin. Kandungan lain yang terdapat di dalam Strong Murai diantaranya mineral, senyawa fenolik dan enzim. Dengan kandungan yang luar biasa ini, Strong Murai dapat menjadi solusi sebagai Doping Murai Alami tanpa efek samping untuk burung kesayangan anda.

Pentingnya mensyukuri apa yang kita punya, karena kemewahan didunia ini tidak akan ada habisnya.