Mr. Arya pemilik Murai batu Dewi Anjani raih juara 1

Nama murai batu Dewi Anjani koleksi Mr. Arya memang sedang naik popularitasnya. Hampir setiap minggu burung ini selalu jadi yang terbaik.

Menurut pemiliknya,  kebiasaan dan karakter muari batu Dewi Anjani, burung ini memang harus ketemu lawan paling tidak seminggu dua kali, bila ingin tampil lebih maksimal. biasanya dua hari menjelang digantang di lapangan, burung ini harus dipanasi terlebih dahulu di lapangan alias ketemu lawan.

Prestasi Murai batu Dewi Anjani sudah sangat lama terukir, semenjak di take over Mr. Arya dari seorang sahabatnya awal tahun 2019 hingga kini Dewi Anjani masih menunjukan eksistensinya di kelas murai batu. Salah satu andalan yang sering dibawakan Dewi Anjani saat lomba yaitu isian kenari, lovebird, Cililin di sambung lagu gereja dan tembakan cucak jenggot dengan volume keras.

Rahasia perawatan Dewi Anjani yang dilakukan Mr. Arya   Ternyata rahasianya terbilang simple, untuk perawatan hariannya, setiap pagi Mr. Arya kerap menjemur Dewi Anjani sekitar pukul 08.00 selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu ia pun memberikan Junior jangkrik sebanyak 8 ekor dan kroto 1 cepuk full. Lalu, sekitar pukul 10.00 burung pun dipindah ke tempat teduh, dan biarkan selama 10 menit baru dikerodong. Setelah itu, sekitar pukul 16.00 burung beri jangkrik 5 ekor, dan kemudian dikerodong kembali hingga menjelang pagi.

Untuk proses mandi sendiri bisa dilakukan seminggu 3 kali. Selain itu, pemasteran dilakukan setiap hari dan biasanya diberi materi master dengan burung lovebird, kenari, greja tarung, cucak jenggot dan kapas tembak. Yang tak kalah penting, jagalah kebersihan sangkar, tujuannya agar sangkar yang dihuni burung tidak terdapat bakteri yang dapat menimbulkan penyakit dan kematian pada burung, untuk itu sangkar wajib dibersihkan setiap hari dan air minum wajib di ganti setiap hari dengan yang baru.

Perawatan lomba, dikatakan Mr. Arya, H-3 rawatan tetap sama seperti hari biasa, namun burung wajib diisolasi. Saat H-2, extra fooding jangkrik dinaikkan menjadi pagi 10 ekor dan sore 10 ekor jangkrik dan tanpa mandi full kerodong.

“H-1 jangkrik dinaikkan lagi menjadi 15 ekor pagi dan kroto full cepuk kemudian 15 ekor di sore hari dan 5 tetes Strong Murai ketempat minumnya. Dan saat hari H, sebelum berangkat ke lapangan, burung sebaiknya dimandikan dan diberi jangkrik 8 ekor, ulat hongkong 5 ekor dan 5 tetes strong murai ketempat air minumnya, lalu dikerodong dan siap menuju lapangan,” Ujar Mr. Arya.

Pemberian Strong Murai untuk menjaga stamina si burung supaya bisa tampil maksimal ketika bertarung di lapangan. Karena Strong Murai diracik khusus mengandung multivitamin. Kandungan lain yang terdapat di dalam Strong Murai diantaranya mineral, senyawa fenolik dan enzim. Dengan kandungan yang luar biasa ini, Strong Murai dapat menjadi solusi sebagai Doping Murai Alami tanpa efek samping untuk burung kesayangan anda.

Pentingnya mensyukuri apa yang kita punya, karena kemewahan didunia ini tidak akan ada habisnya.