Mr. Ahmad Junaidi Sang Jukir yang handal dalam penjurian lomba burung berkicau.

125

Akhmad junaidi, Berpenampilan sangar dengan rambut panjang adalah ciri khas identitas beliau sebagai seorang pengadil lomba burung berkicau asal Gresik ini. Tegas, cermat dan disiplin adalah sisi-sisi lain beliau selama bertugas.

 

Mr. Junaidi(depan) saat ikut Diklat di Bojonegoro tahun lslu.

Di temui awak mediaronggolawe.id beberapa waktu lalu di gelaran Rocked BC. Mr. Junaidi menceritakan awal mula beliau gabung ke Ronggolawe Nusantara DPW. Jatim l DPC. Gresik. Berikut penuturan beliau.

“Sebelum menjadi juri, awalnya saya adalah juri independent di MBBC Benjeng, namun semenjak gantangan ini tutup hari-hari saya saya habiskan dipekerjaan saya yang lain yaitu sebagai juru parkir di pasar Mbenjeng, Gresik”. Ujar beliau.

Hingga akhirnya saya dengar di bukanya gantangan baru di Mbenjeng yaitu Rocked BC. Selang beberapa hari saya bertemu pak Herman Ebod jaya dan diajak gabung menjuri di Rocked BC sampai sekarang dan itulah awal mula,saya jadi juri Ronggolawe Nusantara”. Sambung beliau.

Pria kelahiran Gresik, 05 September 1974 ini kini menikmati peran barunya sebagai juri Ronggolawe Nusantara DPW. Jatim l, hari-harinya banyak di sibukkan dengan penjurian baik di Gresik sendiri maupun diluar kota Gresik seperti sidoarjo dan Mojokerto hingga lamongan yang memang banyak berdiri gantangan wilayah DPW. jatim l.

“Alhamdulillah mas, semenjak gabung dengan Ronggolawe Nusantara saya merasa senang dan semakin menikmati profesi ini. Hampir setiap hari saya tugas keliling bahkan kadang bisa dari pagi sampai malam menjalsnkan profesi ini dan alhamdulillah juga itu dangat membantu perekonomian keluarga saya”. Timpa beliau.

Mr. Junaidi ikut Diklat tahun lalu di Bojonegoro. Bagi beliau pelajaran selama mengikuti diklat pelatihan juri dari sang mentor sangat-sangat membantu dalam profesinya sebagai juri, terutama dalam mengaplikasikan pakem penilaian ala Ronggolawe Nusantara yang sangat berbeda dengan penjurian independent yang pernah beliau emban. Imbuhnya.

“Jadi meskipun saya sudah pernah menjadi juri sebelumnya, daya adal adalah orang baru di Tonggolawe dan belajar dari rekan-rekan seprofesi yang sudah lama di Tonggolawe nusantara adalah fokus saya agar kedepan lrbih baik lagi karena menjuri independent sungguh berbeda dengan di Ronggolawe Nusantara”. Tutup beliau.

Itulah sedikit profil dari Mr. Ahmad Junaidi juri Ronggolawe Nusantara DPW. Jatim l DPC. Gresik, meskipun berpengalaman sebagai juri namun beliau tetap membumi.