Menses APBN, Dody Naga “Belum Satu Tahun 40 Korwil, 7000 Anggota”

118

APBN (Asosiasi Penangkar Burung Nusantara) terus berkembang. Banyak penangkar yang pada akhirnya memahami bahwa mereka sebagai penangkar bergabung dalam suatu organisasi. Banyak organisasi atau asosiasi yang ada di Indonesia. Tetapi baru ada satu yang bersifat nasional. Yaitu APBN.

Hal ini tidak lepas dari orang-orang yang peduli dengan para penangkar. H Makhfudz Solaiman sebagai inisiator APBN juga tidak segan mensponsori APBN lewat Ebod Jaya. Juga ada Dody Naga. Yang dari awal selalu terlibat mendeklarasikan APBN ke setiap daerah. Dody Naga sendiri akhirnya menjabat Menses (Mentri Sekretaris Asosiasi) APBN.

Belum ada satu tahun APBN berdiri tetapi anggotanya sudah ada tujuh ribu penangkar yang berada di bawah naungan empat puluh satu Korwil (Koordinator Wilayah). Ini merupakan prestasi yang luar biasa dari sebuah organisasi. Berarti tingkat kepercayaan para penangkar begitu tinggi dengan APBN maupun orang-orang yang terlibat di dalamnya.

“Bukannya tanpa rintangan. Pada awalnya APBN juga dicurigai mempunyai maksud dan tujuan yang negatif. Tatapi pada akhirnya mereka mengerti bahwa APBN adalah dari penangkar dan untuk penangkar. Kedepannya APBN sudah mempunyai agenda kerja yang sangat menguntungkan anggotanya. Tunggu tanggal mainnya. Karena sekarang kita semua sedang konsentrasi menghadapi hari raya lebaran”, jelas Dody Naga singkat.

APBN memang telah menjadi organisasi besar. Dan anggotanya juga dikhususkan bagi para penangkar yang menangkarkan burung lokal atau burung endemik Indonesia. (red#1)