Lu Kira Gampang Bisa Juara?! Hary Tomang, Joki Gila Bonus

275

Dalam dunia kompetisi burung berkicau banyak sekali istilah yang digunakan. Kali ini yang kita bahas adalah istilah joki. Pekerjaan joki beda tipis dengan perawat. Tetapi joki lebih khusus untuk turun langsung di lapangan kompetisi. Sedangkan perawat lebih kepada mengurus keseharian burung di rumah. Walaupun tidak jarang ada perawat juga sekaligus joki di lapangan.

Dikalangan penghobi kompetisi nasional tentu sudah tidak asing lagi dengan pria yang dikenal dengan panggilan Hary Tomang. Pria yang tinggal di seputaran Tanah Abang, Jakarta Pusat ini memang hidupnya bersumber dari ramainya dunia kompetisi. Khususnya dalam komunitas kelas para raja, yaitu murai batu.

Kepiawaiannya dalam merawat dan menyiapkan murai batu untuk kompetisi sudah menjadi makanannya sehari-hari. Dan keahliannya ini tentu saja sangat diperlukan oleh bos-bos besar yang memiliki murai batu bernilai ratusan juta rupiah. Tidak mungkin juga bos-bos besar mengurusi burungnya sendiri. Pasti meraka sangat sibuk bisnis dan pada akhirnya menggunakan jasa joki.

“Jadi joki tantangannya besar. Burung harus bisa juara. Itulah kenapa kita harus benar-benar merawat burung sehari-harinya. Dan harus teliti menyiapkan jagoan kita di lapangan ketika ikut kompetisi. Sampai terjadi apa-apa dengan murai batu yang sudah menjadi tanggung jawab kita, bisa berabe urusannya. Bisa hilang sumber pencarian kita. Bos kan tahunya burung sehat dan siap turun kompetisi”, ucap Hary Tomang dalam suatu kesempatan.

Inilah salah satu sisi positif dalam meriahnya kompetisi perburungan. Ada lapangan pekerjaan yang tercipta. Apa yang sudah didapat Hary Tomang juga bisa diraih dengan tidak mudah. Pria ramah yang terkenal kejujurannya sebagai joki adalah modal utamanya. Selain ulet dan kerja keras.

“Jadi joki hasilnya lumayan. Bisa bikin dapur ngebul juga lah. Selain kita dapat uang bulanan. Bonusnya juga lumayan. Malah kadang bonusnya lebih besar dari uang bulanannya. Dari mana bonusnya ? Klo burung bos juara kan dapat hadianya kadang cukup besar. Nach hadiah itulah yang jadi bagian bonus kita. Klo ada bos burungnya juara tapi joki ga dikasih bonus, itu sich namanya bos koret (pelit). Bos seperti itu akan ditinggalkan anak buahnya”, ucap Hary Tomang menambahkan. (red#1)