Lovebird Raja Gidil, Burung Desa Rejeki Kota

24

Nama Mr. Kajoo memang masih terbilang asing ditelinga para kicau mania. Apalagi gacoannya yang diberi nama Raja Gidil. Mungkin orang bertanya-tanya, seperti apa sih Raja Gidil tersebut dan prestasi apa saja yang sudah diperolehnya. Mr. Kajoo, kicau mania asal Ponorogo ini memang bukanlah kicau mania yang memiliki nama besar. Namun dia berharap, suatu saat nanti akan bisa bersanding dengan kicau mania-kicau mania papan atas laiinya.

Lovebird Raja Gidil, yang akhir-akhir ini kerap menjuarai event Latber maupun Latpres mulai dilirik Lovebird Lovers Ponorogo. Dalam beberapa kesempatan, Raja Gidil mampu menunjukkan performa terbaiknya hingga berhasil menduduki podium juara. Kualitas Raja Gidil terbilang istimewa, meskipun burung desa namun semoga saja prestasi dan rejekinya kota. Ngekeknya yang dulunya hanya 20 detikan, kini sudah mulai panjang dan rajin. Gaya nyekleknya juga aduhai.

Ternyata dibalik suksesnya Raja Gidil saat ini tak lepas dari sang pemilik yaitu Mr. Kajoo. menurut sang pemilik Raja Gidil termasuk burung yang gampang dalam perawatannya. Selain itu ungkap Mr. Kajoo, Raja Gidil rajin diberikan produk-produk berkualitas dari Ebod Jaya.

Bukan hanya itu saja, kepada Media Ronggolawe Mr. Kajoo juga buka-bukaan tentang cara rawatan Raja Gidil. Ini dia tips rawatan dari Mr. Kajoo yang diberikan kepada Raja Gidil.

Rawatan harian dimulai pukul 07.00 dimana Raja Gidil dikeluarkan untuk diangin-anginkan selama kurang lebih 5 menit. Setelah itu lanjut untuk proses mandi dimana Raja Gidil terbiasa mandi dengan spraying halus seperti embun kemudian setelah selesai proses mandi selesai Raja Gidil dijemur kurang lebih 1 jam sampai kering. Angin-anginkan kembali selama 5 menit ditempat yang teduh kemudian full kerodong sampai keesokan harinya. Pastikan kandang sudah dalam posisi bersih dan terpenuhi pakan dan minumnya. Proses ini dilakukan setiap harinya sampai H-2 menjelang lomba.

Pakan harian menggunakan produk Miltih yang sangat direkomendasikan oleh para pecinta lovebird Nusantara. Bukan hanya pakan harian saja yang diperhatikan Mr. Kajoo, vitamin untuk pendongkrak stamina dan menjadikan burung fighter juga diberikannya untuk Raja Gidil. Bio Fighter, terbukti ampuh membuat burung rajin bunyi dan fighter dilapangan. “ Semenjak saya menggunakan Bio Fighter ini, Raja Gidil jadi rajin ngekek dan seperti tak takut dengan lawannya. Pokoknya nancapa gas terus ketika digantangkan,” ungkap Mr. Kajoo.

Untuk rawatan lomba biasanya pada H-1, Raja Gidil full kerodong tanpa mandi dan dikelurkan. Untuk pakan menjelang lomba pemberian EF (extra fooding) berupa jagung manis diberikan pada pagi hari pada H-1 dan pemberian milet putih dari produk terbaru Ebod Jaya yaitu Miltih yang tersedia penuh dicepuk makannya. Air minum diganti dengan air mineral bersih. Untuk rawatan hari H, sangkar dibersihkan terlebih dahulu sambil diangin-anginkan selama 5 menit kemudian full kerodong sampai ditempat lomba. Kerodong jangan dibuka sampai sesi Lovebird dibuka.

( mediaronggolawe.id / Ebod Jaya )