Lovebird Mania Salatiga Tiada Tanding

116

Tak Sedarah Tapi Lebih Dari Saudara

Salatiga adalah kota kecil di bawah kaki gunung merbabu. Kota yang sangat damai dan sejuk yang terkenal dengan toleransinya dari keberagaman Budaya, Ras, Suku maupun Agama dimana orang salatiga selalu menghormati satu sama lain. Salatiga merupakan kota di antara Kota Semarang dan Surakarta.

Di sini perkembangan dunia kicau sangatlah maju pesat, dimana gantangan menjamur dan tumbuh pesat beriring perkembangan jaman. Para Event Organiser selalu memberikan pelayanan yang baik dan memanjakan kicaumania. Bagaimana tidak ? di sini para EO selalu memberikan Hadiah yang berlipat-lipat di waktu lomba ataupun sekedar latber, nyaris EO yang menggunakan juri Ronggolawe tidak menggagas untung belaka melainkan adalah Kebahagiaan pemain dan kenyamanan.

Lovebird Mania Salatiga Tak Terkalahkan

Dan perlu anda ketahui Ronggolawe Nusantara berkembang sangat pesat dan maju, 95% gantangan di Salatiga di kuasai dan memakai Juri Ronggolawe Nusantara. Jadi tak khayal bila di sini banyak pula komunitas – komunitas berdiri mengikuti perkembangan jaman pula.

Salah satunya DKBC Comunity, merupakan salah satu komunitas yang berisi para pecinta burung berkicau khususnya burung lovebird. Burung lovebird merupakan burung yang lagi naik daun dan di gandrungi oleh kicau mania meskipun harganya sedang turun.

Pam – Pam ( Kiri ) Dan Rafi Pelopor DKBC Di Gantangan

Komunitas ini memilik banyak anggota, pasalnya komunitas ini di buat untuk sebagai wadah pecinta burung di lingkungan kampung dukuh. ” Jadi ya semua anggotanya adalah orang – orang kampung ” ungkap Rafi.

Asik juga ya kalo ada penghobi satu kampung bisa kumpul dan rukun. Karena menurut mereka hobi itu menjadi jalan menjalin silaturahmi antar sesama. Baik tetangga maupun teman – teman kicau mania lainnya.

Bikin Burung Kuat Hadapi Kenyataan

Jadi di sini kita bisa menyatukan visi dan misi kita, sebab dengan pergaulan yang positif akan membawa dampak positif pula di kampung kita di desa dukuh. Apalagi di dunia lovebird, dimana banyaknya kelas dan amunisi kita ngumpul jadi satu kan bisa makin bersemangat dalam mengangkat nama DKBC di kancah dunia burung.

DKBC sendiri berdiri sudah cukup lama, yaitu -+ 3 tahunan, di ketuai oleh Om Itok DKBC. Selain membawa dampak yang positif, adanya komunitas bisa mebawa dampak dunia burung makin maju dan ramai.

Pembasmi Kutu, Terbukti Ampuh

Tanpa adanya komunitas, burung – burung tertentu tidak bakalan ramai. Komunitas berperan penting dalam mengenalkan burung dari satu orang ke orang yang lain. Ibaratnya itu seperti promosi secara tidak langsung. Semua bisa terwadahi oleh adanya komunitas.