Love Liliana Milik Ari Mbako Ponorogo, Mau Ngekek Kalau Ada Hadiahnya

348

Mediaronggolawe- Ponorogo memang diakui sebagai gudangnya burung- burung berkualitas. Dalam sejumlah event- event besar, hampir bisa dipastikan nama kota Reog Ponorogo selalu nyantol dalam daftar kejuaraan. Satu lagi burung asli polesan kicau mania Ponorogo, siap menggetarkan event- event besar mendatang. Love bird Liliana milik Ari Mbako, dialah calon jawara masa depan. Kesan prospek cerah telah terlihat jelas ada pada Liliana. Love bird yang usianya masih sangat muda ini telah banyak menggaet prestasi dalam sejumlah event-event regional lintas EO. ” Liliana burungnya simple, asal bawa ke lapangan jalan bagus “, bongkar Ari Mbako sang empunya. Lantas, apa sih istimewanya Liliana dibandingkan dengan burung- burung lainnya. Ari Mbako pun sedikit bercerita soal jago kesayangannya itu.

Liliana itu burung nya anteng kalau di rumah. ” Mau ngekek kalau dia mencium bau hadiah ” canda Ari Mbako sambil tertawa lepas. Masa iya sih Liliana gak mau ngekek di rumah. Kami dari mediaronggolawe pun menyambanginya ke markas Ari Mbako karena penasaran. Ngobrol ngalor ngidul hingga habis secangkir kopi, ternyata hasilnya nihil. Liliana yang diharapkan ngekek dirumah ternya tak sekalipun ngekek. Ari Mbako pun berkali-kali bilang, udah deh, sampai sore ditungguin gak bakalan mau ngekek kalu di rumah. Lain cerita kalau sudah dilapangan. Apalagi Liliana mencium bau amplop yang isinya hadiah gede.

Terbukti, beberapa event lintas EO diganyangnya. Nampilnya duduk, kekekannya panjang, jedanya rapet, membuat Liliana ” beda ” dari burung-burung lainya. Kendati usianya masih lima bulan, tapi diikutkan dalam kelas dewasapun tak gentar. Kelas dewasapun sudah puluhan kali menjadi milik Liliana. Bahkan, ada temen senior dari KLI yang menyebut prospek Liliana kedepannya bakalan semakin bersinar. Lantas gimana sih perawatan harian Liliana baik harian maupun menjelang lomba. Ari Mbako yang dikenal sebagai sosok yang care dengan siapapun tak mau menutupi soal rawatan Liliana. Liliana itu simple, pagi cuma diangin- angin-anginkan selepas subuh. Selepas diangin- anginkan, pagi setelah kena sedikit jemur hanya disemprot kabut saja sekitar pukul 07.00.

Mandi nya pun juga sangat mudah, tinggal pasang air penuh dicepuk minumnya beres. Soal pakan, Liliana hanya menggunakan pakan milet Miltih produk Ebod Jaya. Selain racikannya pas, miletnya juga bersih siap santap. Menjelang lomba pun tetap sama tanpa ada bedanya soal ekstra fooding. Pagi sebelum lomba hanya full krodong, lalu tiga jam sebelum berangkat dibuka lagi dan dibersihkan. Sesampainya dilapangan, beberapa sesi sebelum naik hanya ditambahkan satu gigitan kangkung saja. Dengan perawatan sesimple itu, hasilnya terbukti kelihatan dengan sebuah kemenangan. Keistimewaan dari Liliana yang lainnya adalah dia gak peduli cuaca. Mau panas, mau hujan deras, mau malam haripun Liliana tetap tampil ngotot. Keunggulan Liliana yang jarang dimiliki burung lainnya, membuat pinangan datang bertubi-tubi. Ari Mbako tidak menampik rumor itu. Saya tidak jual Liliana, tapi kalau ada temen- temen yang berniat serius meminang Liliana saya tetap membuka diri. Selama ini banyak yang mencoba mendekati, tapi belum ada yang berani mengeksekusinya, canda Ari Mbako. Semoga kisah Liliana ini bisa menjadi inspirasi love bird lover’s nusantara. Semua butuh kesabaran dan ketelatenan. Terimakasih kepada Love bird lover’s yang selama ini telah mengapresiasi dan mendukung Liliana. Semoga Liliana semakin stabil dan bisa mengibur love bird lover’s, pungkas Ari Mbako.
( Mediaronggolawe/ ebod jaya )