LB Baby Salome dalam Satu Bulan Menyabet Puluhan Tropi

207

Mediaronggolawe.id – Istimewa tidak, luar biasa juga tidak, ngekeknya pun tidak dengan durasi yang wah. Bisa dibilang biasa-biasa saja. Sekali ngekek durasi paling 20 detik-an. Tetapi setelah berhenti ngekek, tanpa jeda yang lama, burung ngekek lagi dengan durasi yang sama dengan sebelumnya, begitu seterusnya. Itu lah gambaran singkat lovebird baby milik Om Ari Mujiyanto, yang lebih dikenal dengan sebutan Om Ari Moe.

Om Ari yang asli Desa Karang Benda Margasari Kabupaten Tegal ini, memang penggemar burung jenis paruh bengkok. Spesialisnya adalah lovebird baby, artinya yang masih berumur kurang dari 5 bulan untuk diikutkan dalam kontes.

 

Seperti yang digamrkan di awal, lovebird Om Ari ini sekarang baru berumur 4 bulan, berwarna hijau. Burung ini diberi nama “Salome”, berjenis kelamin betina. Untuk kesehariannya, “Salome” selalu dikoloni dalam kandang kotak dengan pasangannya yang berjenis kelamin betina, dan berumur kurang lebih sama dengan “Salome”. Sampai ke tempat lomba pun tetap dipasangkan. Ketika giliran turun lomba kurang satu sesi, ke duanya baru di pisah dalam kandang yang berbeda dan tidak saling diperlihatkan.

Dalam waktu sebulan terakhir, “Salome” selalu di bawa ke tempat latber maupun latpres. Bahkan nyaris tidak ada hari kosong. “Mumpung lagi kerja”, kata Om Ari. Selama waktu sebulan itu, puluhan tropi latber/latpres sudah diperolehnya. Memang durasi ngekek yang ditunjukkan “Salome” tidak lah panjang, tetapi tanpa berhenti lama, disambung ngekek lagi. Top performance ngekek 40 detik. Tidak heran jika poin yang diperoleh terkadang melebihi batas poin yang ditentukan.

Tropi yang diperoleh “Salome” selama 1 bulan

Untuk perawatan burung, Laki-laki yang sudah dikaruniai 3 orang anak ini menceritakan, “Perawatan burung tidak lah istimewa, selama tidak untuk lomba, burung dengan pasangannya dimasukkan dalam kandang kotak, untuk rawatan harian, pagi diembunkan, jam 08.00 an burung dibiarkan mandi / disemprot, jam 09.00 burung ditaruh di tempat yang teduh, bersama-sama dengan burung LB yang lain. Setiap hari burung saya beri Ebod Jos 2 tetes. Menjelang turun lomba, saya beri lagi 2-4 tetes. Untuk milet, saya beri milet putih, tanpa saya beri sayuran.”

Karena tuntutan profesi sebagai supir truk ekspedisi suatu produk dengan rute Jakarta Surabaya  terkadang harus meninggalkan rumah/ keluarga selama 1 minggu, bagaimana cara merawat burung piaraanya ? “Untuk perawatan saya serahkan ke istri, kebetulan istri juga senang merawat burung.”    Om Ari juga beternak lovebird, sebagian ternaknya lovebird jenis ngekek, dan sekarang sedang mulai beternak lovebird warna. “Saya membawa burung ke lapangan jika tidak ada kerjaan membawa truk ke luar kota”, Tambahnya mengakhiri pembicaraan dengan penulis (media-red). Yus-tegal.