Latin BF (LT BF) – Penangkaran Murai Special Indukan Juara

89
Om Latin - pemilik LT BF

Tidak salah apabila ada yang bilang bahwa guru terbaik adalah pengalaman dan pengalaman itu sangat mahal harganya. Itu pula yang dialami oleh om Latin, pemilik Latin BF. Bird Farm yang saat ini special menangkarkan murai batu dengan semua indukan jantannya adalah burung juara di lapangan dan indukan betinanya trah burung-burung juara.

Trotolan Latin BF, produksi sebulan mencapai 50 ekor.

Mengawali beternak murai tanpa ada dasar pengetahuan soal burung. Membeli indukan dari Pasar Pramuka tidak terasa sampai 90 pasang, karena dibelinya satu persatu. Dirawat hampir selama selama dua tahun namun tidak membuahkan hasil.

“Belanja burung buat indukan dari Pasar Pramika tidak terasa sampai Sembilan puluh pasang, semua muda hutan. Dirawat selama dua tahun tidak ada yang menghasilkan, berjodoh tapi tidak mau bertelur” ujar om Latin menceritakan pengalaman awalnya saat memulai menangkarkan murai batu.

Trotolan Trah Marike

Setelah berjalan selama sekian lama dan belum mengasilkan akhirnya om Latin mencari referensi dari bererapa teman pemain dan penangkar salah satunya Pak Mulyono yang juga merupakan Ketua APBN Jakarta. Banyak yang menganjurkan untuk mengganti indukannya dengan jantan juara dan betina hasil penangkaran. Karena kemungkinan berhasilnya akan lebih besar. Akhirnya om Latin memutuskan untuk mengganti semua indukanya. Dari semua indukan yang ada akhirnya ditukar dengan dengan dua burung juara lapangan Gatot Koco dan Minak Jinggo milik Pa Mulyono. Tidak hanya sampai disitu saja, om Latin terus berburu burung juara untuk indukan dari berbagai wilayah, Bali, Jember, Lamongan dan berbagai kota lainya. Dari Jember om Latin mengambil dari Om Bahrul salah satu pemain murai di daerah tersebut. Ada juga dari Karawang murai batu juara yang bernama Walet Putih, dan masih banyak burung juara lainya yang dimiliki oleh LB BF untuk indukan. Sebagian besar indukan jantan dan betina berasal dari Pa Erik Raharja yang merupakan ketua PMBB, salah satunya Rajawali yang merupakan juara Piala Pasundan 2. Selain itu juga ada sepasang indukan blorok yang dibelinya dari Om Sofyan ketua APBN Pati yang terkenal sebagai peternak special blorok.

Indukan Spacial Blorok (extreeme) yang dibeli dari Pati

Selain mengganti indukan om Latin juga mempekerjakan dua orang karyawanya untuk merawat penangkaranya. Saat ini dalam sebulan sudah bisa menghasilkan kurang lebih lima puluh ekor trotolan. Harga jual trotolanya sendiri tergantung indukan dan jenisnya Ring LT BF di jual engan kisaran harga 2,5jt sampai dengan 5jt. Indukan dengan anakan yang sudah terbukti berprestasi biasanya akan lebih mahal dan menjadi trotolan special edition karena peminatnya yang banyak dan harus inden untuk mendapatkanya.

LB BF biasanya tidak akan menjual anakan perdananya, karena akan dibesarkan dan nantinya akan dimainkan. Diantaranya adalah anakan bahorok baru berumur delapan bulan sudah double winner, ada pula Jet Lee yang dirawat oleh om Fajar Ramdani sudah berhasil juara di wilayah Bekasi Utara. Untuk anakan-anakan perdananya biasanya akan diberikan kepada saudara atau teman dekat untuk dirawat dan dilombakan, nantinya setelah cukup umur akan dikembalikan untuk menjadi indukan dan ditukar dengan jagoan lain untuk dilombakan kembali.

Untuk mainan om Latin sendiri saat ini paham walau indukan juara, ia harus tetap rajin bersilatutahmi ke gantangan. Untuk membuktikan burung-burung indukanya tersebut. Om Latin sering menggantang burung-burung indukanya tersebut.

“Ada beberapa yang di simpan untuk main. Ada pula yang yang dari kandang ternak, kalo kita pantau di kandang kondisinya enak kita pindah kandang untuk dilombakan. Salahtunya Walet Putih masih stabil sering juara, ada juga Gareng dan Elephan murai ekor panjang. Itu indukan yang sering dilombakan” ujar om Latin yang sekarang sering kelomba disela kesibukanya bekerja.

Om Pe’i – Vitamin andalan, memperlancar produksi dengan mensabilkan birahi dan meningkatkan kualitas terur “EBOD BREEDING”

Salah satu kunci Latin BF terus berproduksi adalah karena berlimpahnya stok betina. Jadi saat ada betina yang mabung maka betina lain siap menggantikanya. Untuk indukan jantang Latin BF menangkarkan burungnya dengan system poligami beda kandang, jadi tidak perlu banyak pejantan. Trotolan dipanen setelah umur lima hari, diberi makan special untuk trotolan dan pemasteran sejak dini yang bagus. Kenari, jalak suren, pentet, cililin dan banyak lagi burung masteran yang lain, hal itu dimaksudkan supaya sejak dini anakan sudah belajar merekam suara burung lain.

Untuk info trotolan silahkan kontak

Om Fajar Tlp. 085691919162 / FB Fajar Ramdhani