Latih Hasil Tangkaran Di Tiket Mahal Sampai Jadi Juara

Masih hangat menjadi perbincangan bawa 7 ekor murai sekaligus dalam satu gelaran. Mr. Bambang Galeh asal Kota Pekalongan memboyong hasil tangkaran nya untuk hadiri lomba yang berlokasi di Kota Solo. Minggu (24/11) Taman Balekambang menjadi saksi betapa hebatnya Murai Batu hasil tangkaran AB Galeh BF Pekalongan.

Menempuh jarak lebih dari 300 km hanya untuk melatih hasil tangkaran bisa dibilang belum lazim dilakukan, namun ini benar dilakoni oleh salah seorang penggiat breeding Murai Batu Asal Pekalongan. Dengan jarak tempuh yang sangat jauh juga harga tiket yang terbilang tidak murah rasanya sangat sayang jika hanya untuk melatih mental burung. Mr.Bambang punya cara jitu untuk meningkatkan hasil rawatan dengan menjajal burung-burung hasil tangkarannya untuk naik kualitas. Mungkin bagi sebagian orang melatih burung hanya cukup di tingkat latber dan latpres saja, bagi Mr. Bambang tidak karena beliau ingin gacoannya bisa naik tingkat.

Burung akan lebih fighter jika bertemu lawan seimbang atau bertemu dengan level dibawahnya. Hal sepele yang mungkin belum banyak orang memperhatikan hingga sedetil itu. Oleh karena itu Mr.Bambang Galeh membiasakan burung-burung yang mungkin sudah biasa juara di tingkat latpres untuk bertemu lawan-lawan lebih tinggi tingkatnya di event sekelas lomba. Meski mungkin belum imbang di awal mencoba namun beliau yakin suatu saat ketika gacoan beliau sudah merasa seimbang dengan lawan-lawannya mungkin saja akan bisa juara.

Seperti Happy contohnya yang baru 2 tahun dirawat namun prestasinya di tingkat lomba sudah mulai banyak. Metode rawatan yang sama ternyata juga diterapkan untuk gacoan yang baru saja sabet juara 1 di Piala Balekambang #4 ini. Memang tak harus dibiasakan dengan lawan-lawan di kelas lomba,selain melatih mental juga untuk mentoring suasana lomba. Kapan hari saya yakin akan ada waktunya saya peroleh hasil rawatan saya ini” tambah Mr. Bambang Galeh di akhir wawancara.