Komando Tegal : Jaga Soliditas dan Silaturochim Sesama Komunitas

69

Mediaronggolawe.id – Sungguh suatu hal yang luar biasa, jika seorang manusia yang mempunyai sifat indivualistis dapat berkelompok dengan manusia yang lain. Bahkan jalinan kelompok ini begitu terlihat sangat eratnya jika bertemu dengan kelompok yang lain lagi. Inilah hakikat manusia sebagai makhluk sosial.

Keadaan berkelompok ini juga diperlihatkan oleh beberapa kelompok dalam dunia hobi. Ada yang menyebutkan dirinya sebagai kelompok bersepeda, kelompok naik gunung, kelompok pecinta burung, dll. Terakhir yang disebut adalah kelompok pecinta burung, yang menyebutkan dirinya dengan nama Komando, Konin Mania Indonesia, adalah sekelompok atau komunitas pecinta burung konin Indonesia.

Konin Mania Indonesia Wilayah Tegal sendiri terbentuk pada tanggal 2 November 2015. Awalnya anggota dari komunitas ini terdiri atas 4 sampai 6 orang. Seiring berjalannya waktu, pada tahun ke dua, jumlah anggota berkembang mencapai 15 orang. Dengan dikomandani Om Eko sebagai ketua, Komando Tegal pada tahun ke tiga anggota bertambah menjadi 25 orang. Kemudian oleh Om Eko dibentuklah susunan organisasi, sebagai sekretaris ditunjuk Om Irvan, dan bendahara Om Satria. Untuk jenis anggota sendiri, pengurus Komando Tegal membagi menjadi 2 jenis. 1 anggota tetap, artinya anggota yang mempunyai ID, dan ke 2 , anggota tidak tetap, anggota yang sewaktu-waktu bergabung, atau anggota yang bekerja di luar kota Tegal. Rata-rata profesi anggota Komando Tegal ini bekerja wiraswasta.

Dalam kepemimpinnya, Om Eko telah membuat kegiatan rutin yang berupa kopdar, yaitu pertemuan antar anggota yang diadakan satu bukan sekali secara bergilir. Tidak muluk-muluk program kopdar yang diadakan, hanya membicarakan bagaimana cara memilih burung, bagamana cara menyeting burung untuk lomba, vitamin apa supaya burung bisa gacor di lapangan. Dalam kesempatan itu Om Eko memberikan kesempatan kepada anggota yang lain untuk menyampaikan pendapatnya masing-masing. Om Eko sendiri memberikan saran kepada anggota yang lain, bahwa untuk vitamin burung biar sehat dan gacor di lapangan, menggunakan Ebod Jos dan Ebod Vit produk Ebod Jaya sebagai vitamin harian.

Di era kepemimpinan Om Eko, pernah mengadakan lomba dengan tajuk Anniversy Komando Tegal, dan peserta yang diundang / datang dari Jawa Barat, Jawa Tengah sendiri, Sampai Jawa Timur. Dalam pelaksanaan lomba tercatat 400 lebih peserta yang turun. Sedangkan juri yang dipercaya memimpim lomba adalah juri dari Ronggolawe Nusantara. Selain itu,   juga ada program breeding, hanya masih terkendala dengan susahnya mencari pasangan burung yang di breeding.

Pada tanggal 7 April 2019, Komando Tegal telah mengadakan pemilihan pengurus baru, bukan bermaksud melengser, tapi untuk penyegaran. Dalam pemilihan pengurus yang baru tersusunlah,

  •                  Ketua                     : Om Takur
  •                  Sekretaris               : 1  Om Trian
  •                                                  2  Om Irfan
  •                  Bendahara              : 1 Om Uyeg
  •                                                   2 Om Topik
  •                  Humas                    : 1 Om Jovin
  •                                                   2 Om Omeng
Ketua Komando Tegal, 2019 – 2020

Ketika penulis (media-red) bertemu dengan Om Takur sebagai ketua Komando Tegal periode 2019-2020, Om Takur menyampaikan, bahwa Dia tidak akan mengubah / mengganti program yang sudah ada bahkan lebih dikonsentrasikan. Laki-laki yang lahir tahun 1979 ini juga menambahkan, untuk even / lomba luar kota, persiapan harus benar-benar dipikirkan, untuk burung yang akan turun, juga termasuk  akomodasi, karena pada tahun ini juga, Komando Tegal jua akan mengadakan Anniversay yang ke 3.

Selain meningkatkan kualitas burung dalam even dan program-program yang sudah ada,  Om Takur lebih menekankan kepada kekompakan komunitas, soliditas team, dan selalu menjaga silaturachim baik di dalam kota maupun luar kota, sesama komunitas dengan komunitas yang lain. (yus-tegal)