KJCS Siap Beraksi Bersama Pramuria

51

“ Mungkin benar, bila tingkat kejenuhan berada di titik nol, hingga kita harus merefresh ulang,  agar semuanya dapat kembali berjalan dengan normal. Karena bila semuanya kembali, kembali dan kembali itu-itu saja,di setiap event latpres, latber maupun lomba,  hanya kembali pada gaco yang sama, menjadi sangatlah menjenuhkan, dan berakhir dengan jual murah, atau hanya sebagai isian dirumah”.

Sangat disayangkan, bila burung jenis ini hanya menjadi isian dirumah saja, bila di hitung nominal total perawatan, juga tidak jauh beda dengan burung jenis cucak hijau dan kacer, harga belinyapun rata-rata sudah terbilang mahal, untuk burung bakalan.

KCJS (Komunitas Cucak Jenggot Semarang ), mencoba mengambil peluang emas disini, Komunitas yang dulu sempat vakum beberapa saat, karena pada saat itu tingkat kejenuhannya sangat tinggi, kini melihat peluang untuk kembali tampil sempurna, mencoba setapak-demi setapak, menjejakkan kakinya dan cengkeramannya di belantara lomba, pelan namun pasti, bendera KJCS kembali berkibar.

Beberapa Event Regional berkelas  Nasional berhasil di renggutnya, semangatnya pun kembali berkobar, bersama “ Pramuria “, gaco andalan Mr. Trimex.  Kualitas Pramuria tidak perlu di pertanyakan lagi, selain memiliki volume yang mewah, Pramuria juga memiliki materi khas, yang mampu  mencuri perhatian juri, di saat bertugas. Padahal untuk memolesnya cukup mudah, tutur Mr. Trimex, “ Setiap hari saya berika jangkrik sebanyak dua ekor, setiap pagi dan sore hari, mandi setiap hari, kroto segar dalam satu minggu hanya beberapa kali, ketika akan mau lomba, dan tetesan Ebod Vit setiap hari, serta Ebod Strong tiga hari sebelum lomba.

Kebersamaan serta kualitas Kru KJCS juga tidak di pungkiri kedekatannya, saat di bawah gantangan, mereka hanya mensupport miliknya, saat mau bekerja dengan maksimal, saat di luar gantangan, mereka  seperti layaknya keluarga besar, meski  tak sedarah, namun keterikatan mereka sangat kuat.

Untuk rencana berikutnya, Komunitas ini akan bergerak ke barat, bila memang banyak anggota yang akan menuju kesana, tetapi bila tidak, mereka akan tetap menebarkan virus di wilayahnya, di lokasi latber, maupun latpres terdekat.