Kesetabilan Kinerja Amunisi Murai Batu Ponorogo SF, Dominasi Kelas Utama

21

AMUNISI MURAI BATU PONOROGO SF TAMPIL STABIL, DOMINASI KELAS UTAMA LAUNCHING WK ENTERPRISE

Senin 01 Januari 2017 bertempat dijalan Legoso Selatan, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan menjadi hari dimana dimulainya helatan yang bertajuk Launching WK Enterprise, event kompetisi burung berkicau yang dimulai on time jam 1 siang, yang terbagi dalam 23 kelas, tak kurang dari 823 kontestan kicau mania memadati disetiap kelasnya, Gelaran festival dan kompetisi burung berkicau bersama team juri Ronggolawe Nusantara DPW Ciputat Raya yang sekaligus memperebutkan gelar juara Best Of The Best untuk jenis burung murai batu dan kenari.

Besarnya antusias kicau mania dapat dilihat dari kondisi Full gantang hampir disetiap kelasnya, tak terkecuali untuk dikelas utama murai batu Wadah Kreasi yang dihadiri gacoan murai batu papan atas langganan juara dievent bergengsi, sehingga menambah aroma persaingan sengit untuk menjadikan gacoannya tampil maksimal untuk menjadi juara.

Helatan kali ini pula menjadi kenangan manis untuk team Ponorogo SF lewat salah satu kenamaan amunisi murai batu Jangkrik Ireng milik Mr Agung Dan Om Wisnu yang tampil dikelas utama, Jangkrik Ireng berhasil menyisihkan 36 gacoan lainya yang mampil dikelas ini, torehan ini bukan direbut dengan mudah oleh Jangkrik Ireng, namun lewat muntahan fariasi materi kicauan serta dengan gaya maen rapih yang dipertontonkan Jangkrik Ireng ditengah tengah penggantangan, meski dengan cuaca panas terik Jangkrik Ireng masih tetap mampu tampil maksimal, hal inilah menjadi perbandingan team juri yang bertugas untuk mendaulat Jangkrik Ireng sebagai juara pertama dikelas utama Wadah Kreasi.

Tentang kualitas amunisi murai batu dari team Ponorogo SF sendiri tak dapat dipandang sebelah mata, banyak sudah gacoan murai batu berkualitas mengorbit didalam team ini, Selain Jangkrik Ireng yang tampil moncer sebagai juara pertama, team Ponorogo SF masih membawa dua amunisi murai batu lainnya yang turut nampil dikelas utama,  seperti murai batu Oniex milik om Agung Claten dan murai batu Bandit milik om Danu yang keduanya menunjukan kualitasnya dengan mencatatkan namanya diangka 5 besar dalam satu event.( Ptt 01/01/18 )