Kenari TORNADO, Menghabiskan Uang Lebaran Demi Raih Double Winner Digelaran KAHYANGAN SF, Tulungagung

77

Kembali bangkit, para kicau mania khususnya kelas kenari, yang sempat tenggelam. Kali ini ramai kelas kenari juga menjadi salah satu suksesnya gelaran Kahyangan SF, yang digelar digantangan Mahessa BC, Tulungagung. Minggu, (05/05/19).

KENARI ” TORNADO ” RAIH JUARA I KELAS KENARI STANDART ALL SIZE A

Cukup dengan waktu 1 bulan, kenari ” Tornado ” milik om Soni Sangkar, mendulang prestasi yang apik. Tak hanya menjadi sang juara dikandang sendiri, namun mengukirnya prestasi ” Tornado ” sudah sampai pulau dewata bali. Terbukti dievent bergengsi tingkat Nasional Bali Shanti, ” Tornado ” masih podium juara III dan VII.

OM SONI, SELALU MEMBERIKAN PERAWATAN YANG APIK UNTUK MENDULANG PRESTASI STABIL KENARI AMUNISINYA ” TORNADO “

” Ini kenari, memang saya bidiknya sudah saya perkirakan tidak akan mbleset alias jitu. Karena keyakinan saya terhadap ” Tornado ” memang sangat – sangat peka, seakan – akan keyakinan untuk membelinya dari juragan Kediri tidak lihat berapapun nominal, karena hatui sudah cocok ” Ucap Om Soni Sangkar

Terbuktinya kualitas ” Tornado “, turun digelaran Kahyangan SF, Turun pertama dikelas kenari standar all size penampilan ” Tornado ” tak mampu untuk tertandingi lawan, Sukses keluar sebagai juara I, dikelas kenari standar all size. Setting bagaimanapun, kenari ” Tornado ” tak kenal lawan, mau nakal lah mau OB sekalipun tidak menjadi pantangan kenari ” Tornado “. Turun awal, kenari standart all size ditempel burung tidak membuat kenari ” Tornado ” untuk berbuat kesalahan sekecilpun, justru jeda rapat dengan durasi lagu nge-jazz nya ini tembus durasi 1 menit, dan tentunya sukses raih juara I dengan layak.

Tak puas juara I dikelas kenari standar all size, kembali mendulang prestasi apikny, kenari ” Tornado ” turun dikelas kenari standart all size B justru tampilnya semakin mencuat apik. Tak sedikitpun energi ” Tornado ” terkuras disesi sebelumnya, karena om Soni sebelumnya sudah berpesan, semakin lama penampilan ” Tornado ” semakin apik dan tidak ada kesalahan sedikitpun.

” Dikelas kenari B, justru lebih apik lagi mas. Tak sampai 4 detik kenari Tornadoku sudah kembali nglagu untuk menghibur para penonton. Haahhaa, ya tidak sombong, kan kenyataan kerja burung memang real durasi kerja dan alunan lagu yang aduhay¬† Ucap tegas om. Soni menuturkan

Kini persiapan matang, akan kembali diasah om. Soni untuk bertemu event selanjutnya, tidak ada kata tidak mungkin kata om. Soni bagi kenari besutannya ini tiket berapapun wajib berangkat. Tidak pandang hulu untuk lawan, modal kualitas jujur kerja burung menjadi salah satu tolak ukur keberanian sang maestro kenari om. Soni sangkar, dari Tulungagung ini.