Kembali Lagi Ke Dunia Kicau, OM Whilgizz Persiapkan Amunisi Murai Batu

54

Kudus – Salah satu kicaumania yang juga baru merintis ternakan Murai Batunya adalah om Whilgizz Hidayat. Pengusaha levelansir dan bahan bangunan ini mulai bermain burung lagi ini pada saat tahun 2009 sudah merasakan panasnya persaingan kicaumania yang dulu masih suka dengan burung Kacer. Burung Kacernya yang sudah silaturahmi ke beberapa event kolosal macam Piala Raja pun sudah di taklukan gacoan bernama “Seruling Dewa” bersama om Hawenk. Sampai burung ini menjadi salah satu legenda Kacer yang ada di Nusantara. Sempat ternak Kacer dan Jalak Suren sukses dikembangkan sampai beranak pinak.

Usai Mabung Bedah Karang Siap Ke Event Nasional

Di tahun yang sama juga menjadi cerita unik kala itu saat om Whilgizz Hidayat yang baru membuat rumahnya dan ada satu ekor burung Perkutut yang berjalan ke depan rumahnya. Hal itu yang mendorong om Whilgizz Hidayat mulai mencari-cari burung Perkutut yang unik tuk dijadikan koleksi. Koleksi Perkutut yang dipelihara pun juga bisa dikatakan berjumlah banyak. Saking banyaknya burung Perkutut sampai di buatkan tempat spesial. Dan mulai satu tahun terakhir, om Whilgizz Hidayat mulai ternak Murai Batu, ia pun tempatkan kandangnya ke tempat yang lebih terasa natural seperti di alam liar demi jaga kualitas Induk dan anakannya.

Mulai Lagi Dalam Dunia Kicau, Om Whilgizz Persiapkan Amunisi Murai Batu

Mulai gemparnya APBN pun kini om Wilgiz Hidayat mulai kembali dalam dunia kicauan, mulai mencari-cari amunisi Murai Batu hingga jatuhkan pihannya ke Murai Batu “Alien”. Penampilanya yang nagen sambil sujud-sujud dengan volume diatas rata-rata “Alien” diboyong dan berganti nama “Bedah Karang” seperti julukan dalam Perkutut. Burung yang dalam pantauan cukup lama ini memang menjadi idaman ketika tampil maksimal, selalu stabil masuk 3 besar tiap event yang di ikutinya, buat om Whilgizz Hidayat semakin mantap memboyongnya ke dalam kandang Whilgizz BF. Dalam dunia penangkaran, beliau memang mencari amunisi-amunisi papan atas pantura. Total 5 kandang sudah terisi pun sudah banyak yang inden dengan hasil indukannya. Baru proses pembuatan kandang yg lain, om Hidayat sambil menunggu jadinya kandang ternak saat ini masih pantauan gacoan terbarunya. Tak hanya tangkarkan Murai Batu, Cucak Rowo burung endemik indonesia pun mulai ditangkarkan di kandang Whilgizz BF dan merambah ke burung Kenari yang sedang naik daun juga.