Kang Ebod Siap Angkat Kasta Kacer

110

Tidak dapat dipungkiri. Selain murai batu, jenis burung lainnya dianggap kelas nomer dua. Dan murai batu adalah kelas para raja. Apakah pemilik burung selain murai batu merasa tersinggung atau kecewa ?

Jawabannya tergantung anda menyikapinya. Pada akhirnya pengalaman seseorang dalam kompetisi pastilah berbeda. Seperti halnya yang dilakukan oleh Ronald Owen yang baru saja meminang seekor anis merah dengan harga 250 juta. Ini sangat menarik. Tapi memang pada kenyataannya murai batu tidak pernah lepas dari kelas utama. Dimanapun yang terjadi ya seperti itu.

Dan menurut beliau, bisa saja jenis burung kacer diangkat kastanya. Dan ini bukan sesuatu yang tidak mungkin. Bisa saja terjadi. Karena kacer juga memiliki kateristik istimewa yang tidak dimiliki oleh jenis burung lainnya. Bahkan murai batu juga bisa kalah eksotisnya. Ketika bertemu lawan, kacer akan meliukan kepala, leher dampai badan dan banyak juga sampai buka ekor sambil bunyi mengeluarkan materi yang dimilikinya.

Kang Ebod telah memulainya. Sampai-sampai beliau siap membeli anakan kacer hasil penangkaran yang usianya minimal tiga bulan pada bulan Juli 2019. Harganya juga cukup tinggi. Anakan itu dihargai oleh Kang Ebod sebesar 400. 000 rupiah. Tapi dengan catatan anakan kacer tersebut adalah hasil dari anggota APBN yang anakannya sudah barang tentu harus menggunakan ring APBN juga. Dan ini berlaku untuk seluruh anggota APBN secara nasional.

Dan Dody Naga siap mengkoordinator hal ini. “Inilah bukti nyata yang dilakukan oleh Kang Ebod. Beliau juga sengaja membatasi untuk anakan kacer yang menggunakan ring APBN hasil tangkaran anghotanya bukan tanpa alasan. Beliau khawatir apabila hanya untuk anakan yang menggunakan ring umum, bisa-bisa tangkapan muda hutan yang terus dipakaikan ring”, ucap Dody Naga sedikit menjelaskan. (red#1)